Cekcok, Pedagang Balon dan Kipas Terlibat Adu Jotos

TANGERANG – Gara-gara tali balon mengenai dinamo kipas angin, dua pedagang terlibat perkelahian di pintu masuk Masjid Raya Al Azom, Selasa (5/6) malam, sekira pukul 21.00 WIB.

Kedua pedagang itu adalah Maulana, pedagang balon yang juga warga Desa Bangkungkidul, Kabupaten Cirebon. Berkelahi dengan Aris, pedagang kipas yang juga warga Desa Sukamaju, Kecamatan Pundukpidada, Lampung Selatan. Keduanya dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang karena mengalami luka serius di bagian tubuh dan tangannya.

Informasi yang dihimpun, akibat tali balon putus, dinamo kipas angin milik Aris itu rusak. Aris meminta ganti rugi kepada Maulana. Maulana menjanjikan akan mengganti kerugiannya. Namun saat ditagih, yang terjadi malah cekcok.

Sontak, keduanya berkelahi. Warga tidak berani melerainya. Lantaran kalah langkah, akhirnya Maulana tersungkur. Pelaku membawa sebuah besi untuk melumpuhkan korban. Korban mengalami luka sabetan besi di bagian pipi sebelah kiri dan sabetan di bagian tangan sebelah kiri.

Petugas Polsek Tangerang yang mendapatkan laporan bergegas ke lokasi kejadian. Petugas intel pun langsung meminta bantuan kendaraan patroli untuk membawa pelaku dan korban ke Mapolsek Tangerang.

Maulana mengaku tidak terima karena dagangannya ditusuk-tusuk jarum. Padahal balon adalah mata pencaharian satu-satunya. Maulana mengaku, dirinya pernah menegur pelaku agar jauhkan jarum tersebut dari balonnya.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Sarmono mengatakan, pihaknya masih memeriksa kedua pedagang tersebut. (Gugun/RBG)