Cekcok, Sopir Angkum Balaraja-Cikande Dibacok

0
61

SERANG – Lekson Sitinjak (40), masih dirawat intensif di RS Sari Asih, Kota Serang. Kepala sopir angkutan umum (angkum) jurusan Balaraja-Cikande ini mengalami luka serius usai dibacok GN, Kamis (21/11) sore.

Penganiayaan ini terjadi pukul 16.30 WIB. Sebelumnya, Lekson dan GN sempat terlibat cekcok mulut. Keributan dua sopir angkum ini dipicu persoalan sepele. Korban dianggap lambat saat membayar retribusi kepada petugas di Desa Leuwilimus, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.   

“Untuk motifnya sendiri masih belum diketahui secara pasti. Tapi, berdasarkan keterangan korban, keduanya sempat terlibat cekcok. Pelaku tersebut diduga marah karena korban terlalu lama saat membayar retribusi. Kebetulan angkot pelaku ini berada di belakang angkot korban,” kata Kapolsek Cikande Komisaris Polisi (Kompol) Sugeng Pamuji, Jumat (22/11).

Usai korban membayar retribusi, GN menyalipnya. GN keluar dari angkumnya dan menghampiri korban. Cekcok mulut di antara keduanya tak dapat dihindari. Bahkan, keduanya nyaris baku hantam. Beruntung warga sekitar berhasli melerai keributan tersebut.

Namun, GN masih mendendam. Dia memutuskan pulang ke rumah untuk mengambil golok. “Di perjalanan, pelaku ini menumpang motor milik remaja bernama Bagas. Dia minta untuk diantar,” kata Sugeng

Angkum korban terlihat melintas di Jalan Raya Serang- Jakarta, tepatnya di Kampung Kaman Pasir, Desa Cikande. Sesuai perintah GN, motor yang dikemudikan Bagas langsung memotong laju mobil korban.

Lantaran dihalangi, korban keluar dari angkum. Keduanya kembali terlibat cekcok mulut. Pelaku yang kian emosi langsung menyerang korban menggunakan golok. Kepala, dada, dan lengan korban jadi sasaran senjata tajam (sajam) pelaku.

Darah mengucur deras dari kepala dan lengan korban. Luka sayatan benda tajam itu juga membuat korban lemas. “Untuk pelakunya masih dicari. Sebab, usai melakukan pembacokan tersebut pelaku melarikan diri,” kata Sugeng.

Usai penyerangan, korban dievakuasi warga ke Puskesmas Cikande. “Untuk korban sudah dibawa ke rumah sakit,” tutur Sugeng. (mg05/nda/ags)