Cemburu, Motif Pengeroyokan di JLS Cilegon

Polisi menunjukkan ketiga pelaku pengeroyokan Wahyu, warga Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang di JLS pada Rabu (15/5) lalu.

CILEGON – Kasus pengeroyokan terhadap Wahyu di Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Rabu (15/5) lalu, terbongkar. Rasa cemburu terhadap korban merupakan motif pengeroyokan. Rabu (22/5), tiga pengeroyok diamankan polisi di lokasi berbeda.

Ketiga pelaku berinisial TN (16), AN (17), dan IN (23). Awalnya, polisi mengamankan TN sekira pukul 04.00 WIB saat berada di jalan di Lingkungan Temuputih, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon. Saat diinterograsi, TN menyebut nama IN sebagai salah satu pelaku.

Polisi kemudian bergerak menuju kediaman orangtua IN di Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon. IN diamankan tanpa perlawanan. “Kalau AN diamankan sekira jam 08.00 di Alun-alun Kota Cilegon,” kata Kasatreskrim Polres Cilegon Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dadi Perdana Putera di ruang kerjanya, Rabu (22/5).

Ketiga pelaku dibawa polisi ke Mapolres Cilegon. Dua unit sepeda motor jenis matic dan satu unit ponsel milik korban diamankan polisi sebagai barang bukti. “AN cemburu karena teman wanitanya dibonceng korban,” kata Kanit Resmob Polres Cilegon Inspektur Polisi Dua (Ipda) Yogie Fahrisal.

Dituturkan Yogie, emosi pelaku semakin tersulut saat teman wanitanya sulit untuk dihubungi. Saat mengetahui teman wanitanya dibonceng korban, AN dan dua orang rekannya membuntuti korban. Saat melintas di gerbang Perumahan Cilegon Park, ketiga pelaku menghentikan motor korban.

AN meminta teman wanitanya untuk pindah ke motor yang dikendarainya. “AN memukul korban. Pelaku dua pukul lagi, ngedorong, terbentur ke stang motor, makanya robek tuh di bagian kepala, terus ditendang lagi oleh salah satu pelaku lagi,” beber Yogie.

AN juga merampas ponsel milik korban lantaran penasaran dengan isi percakapan antara korban dengan teman wanitanya. Ketiganya mendekam di Mapolres Cilegon dan dijerat Pasal 170 ayat (1) KUH Pidana. “AN dan TN masih berada di bawah umur,” tutur Yogie. (bam/nda/ags)