CILEGON – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) berencana akan membangun hunian sementara bagi korban tsunami Selat Sunda di Banten. Untuk tahap awal hunian sementara yang akan dibangun sebanyak 40 unit.

Hal tersebut diungkapkan Direktur PT Chandra Asri Suryandi saat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Kota Cilegon dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon sebesar Rp 500 juta di ruang rapat Walikota Cilegon, Selasa (8/1).

“Sebagai bentuk kepedulian kami, Chandra Asri Petrochemical ingin turut membantu saudara-saudara kami yang terkena dampak bencana tsunami. Saat ini kami fokuskan agar bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan tanggap darurat yang dikoordinasikan oleh Pemerintah Kota Cilegon dan Palang Merah Indonesia,” ujar Suryandi. 

Untuk bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena dampak tsunami Selat Sunda, CAP memberikan dukungan dalam dua fase. Fase awal, atau fase emergency ini diserahkan kepada Walikota Cilegon dan PMI. Fase jangka panjang dalam masa recovery, CAP akan bekerja sama dengan Yayasan Habitat for Hummanity membangun hunian sementara dan sarana kebersihan seperti toilet dan kamar mandi. Jumlah total bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh CAP untuk kedua fase ini adalah sebesar Rp 2 miliar.

Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menuturkan, bantuan dari berbagai sumber di Kota Cilegon telah disalurkan untuk korban tsunami. Masyarakat, aparatur sipil negara, dan industri-industri telah memberikan bantuan dalam berbagai bentuk. 

“Ada yang langsung, ada yang lewat Pemkot. Saya berharap, semua bantuan-bantuan itu bisa tercatat sehingga kita tahu berapa besar bentuk kepedulian Cilegon terhadap para korban,” ujarnya. (Bayu Mulyana)