Ciattt…Penjambret Ini Dihajar Korbannya yang Jago Silat

Nur Hasan, penjambret yang dihajar korbannya. Foto: Radar Surabaya/Jawa Pos Group/JPNN.com
Nur Hasan, penjambret yang dihajar korbannya. Foto: Radar Surabaya/Jawa Pos Group/JPNN.com

Nur Hasan, 21, merupakan penjambret yang selalu mengincar perempuan sebagai korbannya. Tapi kali ini, warga Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya itu ‘kena batunya’.

Pasalnya, yang dimangsa kali ini dua perempuan pemberani, yang sama-sama jago silat.

Yakni Badriyatul Kamilia (16), warga Jalan Tenggumung Wetan dan Ainun Fajariyoh (17), warga Jalan Wonokusumo Bhakti Gang II Surabaya. Penjambret ponsel itu ditabrak dan dihajar kedua cewek itu hingga tak berkutik.

Ceritanya, Hasan bersama temannya Amin yang masih buron, Rabu (8/6) malam beraksi di kawasan Jalan Sidoyoso. Pelaku yang mengaku sudah tiga kali menjambret itu biasa mengincar korbannya wanita.

Malam itu, dia menargetkan Ainun yang dibonceng Badriyatul Kamilia bersepeda motor melintas di Jalan Sidoyoso Gang 1. Saat itu, korban Ainun asyik bermain ponsel dan motornya berjalan pelan. Melihat ada sasaran, Hasan yang menjadi joki segera memacu motor matiknya dan memepet korban.

Seketika, Amin yang dibonceng Hasan langsung menyambar ponsel dari tangan korban dengan cepat. Tak terima ponselnya dibawa kabur, Badriyatul Kamilia yang membonceng Ainun langsung mengejar pelaku. Apesnya, laju motor Hasan kalah cepat dibanding motor yang dikendarai korban.

Begitu dekat, Badriyatul menabrak motornya ke motor pelaku. Akibatnya, kedua pelaku tersungkur dari motor. Amin yang membawa pansel korban lolos kabur ke perkampungan. Sedangkan, Hasan tak bisa melarikan diri karena tertindih motor.

Melihat Hasan akan kabur, korban Ainun yang juga terjatuh langsung bangun dan menghajarnya. Untung saja, Hasan tak menjadi bulan-bulanan warga karena polisi segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kanit Reskrim Polsek Simokerto AKP Abdul Karim mengatakan saat itu kebetulan dirinya bersama anggotanya melakukan kring serse di sekitar lokasi tersebut.

”Saat itu semua warga berkerumun mau memberi pelajaran kepada pelaku. Untungnya, saat itu kami melintas dan mengamankan tersangka yang tersungkur dari motornya,” ujar Karim.

Karim menduga penjambret itu sudah lama beraksi dan meresahkan warga di sekitar wilayah hukum Simokerto. Namun, tersangka selalu lolos dari kejaran polisi.

”Dari informasi, pelaku ini sudah lebih dari lima kali beraksi. Sedangkan, Amin sudah kami kantongi identitasnya,” ujar Karim. (psy/no/sam/jpnn)