Cilegon Bersiap Terapkan New Normal

CILEGON – Kota Cilegon tengah bersiap menerapkan New Normal. Itu terungkap usai rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis (4/6).

        Jika New Normal telah diterapkan, imbauan salat berjamaah akan dicabut. Artinya, masjid sudah bisa digunakan untuk salat berjamaah. Namun dengan catatan, protokoler kesehatan harus dijalankan.

“Sebelumnya kan ada imbauan agar salat Jumat di masjid diganti dengan salat dzuhur di rumah. Kalau sudah new normal, salat Jumat diperkenankan lagi. Tapi dengan protokoker kesehatan. Seperti membawa sajadah sendiri, dan berjaga jarak,” kata Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana.

Selain membahas penerapan salat berjamaah di masjid, pertemuan itu juga memperbincangkan aturan pusat perbelanjaan yang akan kembali beroperasi seperti semula. Tujuannya agar perekonomian masyarakat bisa segera pulih. 

        Di samping itu, sambung Yudhis, tata cara kegiatan belajar mengajar peserta didik juga menjadi sorotan. Forkopimda Kota Cilegon menghendaki siswa kembali belajar ke sekolah, namun dengan pembatasan jumlah siswa dalam setiap pertemuan di kelas.    

     “Untuk protokol kesehatan di sekolah, akan ada pertemuan kembali dengan Kadisdik. Ini juga harus menunggu keputusan Kementerian Pendidikan. Tapi nantinya ini akan menjadi tugas para guru di sekolah untuk menjaga siswanya,” ungkap Yudhis. (Rbs)