Atlet takraw Kota Cilegon sedang rutin berlatih di Gor Asa Sport Center Kota Cilegon.

SERANG – Rencana Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Banten menjadikan Kota Cilegon sebagai tuan rumah berlangsungnya kejuaraan daerah (kejurda) sepak takraw se-Provinsi Banten di tahun 2018 ini dipastikan gagal. PSTI Banten kini telah menunjuk kota lain sebagai tempat perhelatannya.

Sekretaris Umum (Sekum) PSTI Banten, Muklis Ali mengatakan, Kota Serang tepatnya di Gelanggang Olahraga (GOR) PPLP Provinsi Banten, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan dipilih menggantikan Kota Cilegon sebagai tuan rumah. Semula venue kejurda tersebut mengincar Gelanggang Olahraga (GOR) Asa Sport Center, Kota Cilegon.

“Ralat tempat pertandingan. Kejurda sepak takraw semula di GOR Asa Kota Cilegon dipindah ke GOR PPLP Drangong, Taktakan,” ujarnya kepada Radar Banten, Rabu (18/7).

Muklis menjelaskan, beralihnya venue tersebut lantaran GOR Asa Kota Cilegon sedang digunakan oleh kegiatan lain. Sehingga kejurda takraw tidak dapat berlangsung pada waktu yang telah direncanakan. Oleh karena itu, sambung Muklis, PSTI Banten memilih lokasi lain. “Dikarenakan GOR Asa Cilegon juga sedang dipakai kegiatan olahraga, lagi banyak acara. Sebelumnya kalau GOR Asa tidak dipakai mau kita gunakan,” tutur Muklis.

Kabar perpindahan venue tersebut, sambung Muklis telah ia sampaikan kepada pengurus kota (pengkot) dan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PSTI masing-masing melalui surat resmi sekaligus juga pesan WhatsApp. “Jumat kemarin sudah kita kasih kabar. Alhamdulillah tidak ada yang mempersoalkan itu,” katanya.

Hingga kini, sambung Muklis, pengcab kabupaten dan kota telah menanggapinya dengan baik. Beberapa daerah telah menyatakan kesiapan untuk dapat ikut serta di kejurda tersebut. “Ini kejuaraan sepak takraw inter regu putra, doble putra, senior, pelajar putra dan pelajar putri. Kalau yang senior usianya bebas,” ujarnya.

Muklis berharap para atlet dari seluruh kabupaten dan kota dapat memperlihatkan permainan terbaiknya di kejurda nanti. Sebab, sambung Muklas, bukan semata pertandingan namun kejurda tersebut juga untuk menjaring atlet-atlet sepak takraw terbaik di Banten untuk mengikuti pertandingan yang lebih bergengsi. “Untuk sementara ini juga sebagai ajang persiapan Porprov. Dan yang kedua, sebagai pencarian atlet untuk ke Kejurnas pada tanggal 28 Juli sampai 1 Agustus 2018 yang akan berlangsung di Gor Cendrawasih, Jakarta Barat,” ucapnya.

Ketua Pengcab PSTI Cilegon, Alimudin membenarkan kabar perpindahan venue tersebut. Kendati demikian, Ali lebih memilih tidak banyak berkomentar. “Iya tidak jadi di Cilegon,” katanya via telepon selular. (rbs/sr/ags/RBG)