Cilegon Targetkan Emas pada Cabor Basket Porprov Banten 

Pemain basket putra Cilegon tampil di salah satu kejuaraan tingkat pelajar Cilegon beberapa waktu lalu.

 CILEGON – Perhelatan akbar pesta olahraga empat tahunan, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Banten 2018 yang akan berlangsung di Kabupaten Tangerang tinggal beberapa bulan lagi. Beberapa cabang olahraga pun mulai pasang target. Di antaranya cabor basket Cilegon.

    Tidak tanggung-tanggung, Pengurus Kota Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Pengkot Perbasi) Kota Cilegon mengusung target medali emas. Target tinggi tersebut khususnya disematkan kepada tim putri. Sementara untuk tim putra hanya dibanderol menjadi finalis saja.

    Ketua Pengkot Perbasi Kota Cilegon Alwin Setiawan mengatakan, persiapan panjang telah dilakukan tim basket Kota Cilegon untuk menghadapi Porprov V. “Meski pemusatan pelatihan kota baru di-launching bulan lalu, tapi kami (basket) sudah memulai training center (TC) dari awal tahun 2017,” kata Alwin kepada Radar Banten, Kamis (16/5).

    Alwin menambahkan, ditargetkannya tim putri meraih medali emas tidak lepas dari kualitas pemain yang dimiliki Kota Cilegon saat ini. “Berbeda dengan tahun-tahun lalu, tim putri kami saat ini sangat komplet dan tangguh. Bukan sekadar pasang target, tapi kami yakin akan kemampuan anak-anak. Karena sektor putra selalu susah diprediksi,” terangnya.

    Sementara itu, Pelatih Tim Basket Cilegon Prama Satya menyatakan, khusus untuk tim putri akan dikolaborasikan antara muka lama yang pernah tampil di Porprov IV Banten 2014 di Kota Serang. “Hampir 55 persen skuat putri kami dihuni wajah lama yang pernah tampil di porprov sebelumnya. Sisanya lagi kami ambil dari pemain yang mulai berkembang hasil seleksi,” ucapnya.

    Saat ini, lanjut pria yang akrab disapa Pram, fokus latihan adalah peningkatan teknik dan taktik. “Kami tidak ingin kecolongan seperti di Porprov IV lalu. Capaian di porprov lalu sangat mengecewakan dan jauh dari harapan. Insya Allah tahun ini kami bisa meraih yang terbaik,” terangnya.

    Akan tetapi, TC yang dijalani timnya sedikit terkendala lantaran beberapa pemainnya sedang mengenyam pendidikan di luar daerah. “Beberapa pemain kami tengah menempuh pendidikan di luar Banten. Tapi mudah-mudahan selama Ramadan anak-anak bisa kumpul lengkap dan program latihan bisa dijalani dengan baik. Kalau kualitas individu kami tidak khawatir, tapi kan ini tim. Butuh kekompakan, kerja sama, dan chemistry,” tandas Pram. (dre/ful/ira/RBG)