Cilegon United: Jersey Baru, Semangat Baru

Pengurus dan tim CU foto bersama perwakilan Pemkot Cilegon, dan para pengusaha di Kota Cilegon, Selasa (18/6).

CILEGON – Cilegon United (CU) resmi meluncurkan tim dan jersey baru di halaman Kantor Walikota Cilegon, Selasa (18/6). Peluncuran ini memberi semangat baru CU untuk memperkuat integrasi sistem marketing.

Tidak ada perbedaan mencolok antara tampilan jersey lama dan jersey baru CU. Hanya, CU kini menggandeng apparel lokal untuk sponsorshipnya. Sementara tahun lalu apparel asal Spanyol yaitu Kelme yang digandeng CU. Kali ini, jersey baru CU memiki empat pilihan warna. Warna Kuning dipilih untuk bermain di kandang, sementara warna putih untuk permainan tandang. Khusus kiper, CU memberikan warna hijau.

Keberadaan jersey baru ini kian menambah semangat CU untuk memperkuat sistem marketingnya. Saat ini, CU menggandeng NextGen dan Book My Show sebagai partner pengembangan bisnis. Yakni, pemberlakuan sistem keanggotan suporter (membership) serta penjualan tiket secara online. “Pemberlakuan ini bakal membantu tim dalam hal keterbukaan atau transparansi. Sehingga bagi mereka yang ingin menonton langsung pertandingan kandang Cilegon United juga akan lebih mudah,” jelas CEO CU Yudhi Aprianto, Selasa (18/6).

Selain dua partner pengembangan bisnis tersebut, CU juga sudah resmi menggandeng Krakatau Steel (KS) sebagai salah satu sponsor. Khususnya, dalam penggunaan Stadion KS yang berkapasitas 12 ribu penonton. “Kami berharap pengusaha dapat berperan serta untuk memajukan sepak bola Kota Cilegon mengingat Cilegon United adalah milik bersama masyarakat Cilegon. Sepak bola adalah alat pemersatu bagi semua elemen masyarakat Kota Cilegon,” ucap Yudhi.

Selain itu, jersey baru ini dipercaya membuat 21 anak asuh Bambang Nurdiansyah atau yang akrab disapa Banur, kian percaya diri. Ditambah pengalaman Banur yang pernah membawa CU ke Divisi Utama. “Dengan tim saat ini, serta Bambang Nurdiansyah yang memiliki sejarah manis bersama Cilegon United saat mengantarkan tim ini ke Divisi Utama 2015. Kami punya keyakinan CU bisa mempersembahkan yang terbaik untuk masyarat Kota Cilegon,” kata Yudhi.

Sementara itu, Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku akan mendukung CU dengan cara mengajak industri sekitar menjadi sponsor. Sebab, bantuan dana dari APBD tidak diperbolehkan lantaran CU adalah badan usaha profesional.

“Kami mengharapkan dukungan serta doa restu dari semua pihak, CU ini milik kita bersama. Saya jamin perusahan sekitar akan membantu, meski hingga saat ini belum tampak. Camat dan lurah juga akan membantu untuk e-ticketing,” ungkap Edi. (rbs/nda)