Cilegon United Vs PS Polri, Bukan Sekadar Eksibisi Biasa

CILEGON – Cilegon United (CU) akan menjamu PS Polri pada sebuah laga uji coba yang akan dilangsungkan di Stadion Krakatau Steel (KS), Cilegon, Sabtu (20/2/2016). Meski bertajuk laga uji coba, tetapi laga nanti bukan sekadar eksibisi biasa bagi kedua tim.

Seperti dilansir Harian Radar Banten, PS Polri yang ditukangi mantan arsitek CU, Bambang Nurdiansyah dipastikan akan memboyong skuat terbaiknya. Pertandingan ini menjadi bagian persiapan PS Polri jelang menghadapi turnamen Piala Bhayangkara yang akan bergulir medio Februari nanti.

Sebaliknya, skuat CU juga akan diperkuat pemain terbaik, karena Kepala Pelatih CU Imam Riyadi juga sedang melakukan persiapan jelang menghadapi turnamen yang digelar Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) pada April nanti. Turnamen yang bertajuk Indonesia Super Champions (ISC) digagas BLAI untuk mengisi kekosongan kompetisi akibat PSSI dibekukan Kemenpora.

PS Polri akan diperkuat pemain bintang yang akan menghiasi skuat inti, seperti Robertino Puliara (Persipura), Bio Paulin (Persipura), Maman Abdurahman (Persija), dan Maldini Pali (Timnas U-19). Sedangkan CU masih akan diperkuat pemain yang sukses menghantarkan CU Juara Divisi I edisi 2014 dan sekaligus meraih tiket promosi ke Divisi Utama 2015, seperti Rinto Ali, Pandi Ahmad, Suwandi, dan M Diksi.

CEO CU Yudhi Apriyanto mengatakan, pihaknya menyambut hangat PS Polri untuk menyambangi markas Laskar Geger Cilegon -julukan CU- guna menggelar laga uji coba. Meski hanya bertajuk partai uji coba, ia yakin laga nanti akan memberi banyak dampak positif bagi kedua tim. “Yang jelas PS Polri perlu mendapat suntikan moral atas penampilannya nanti. Karena mereka (PS Polri-red) akan tampil pada Piala Bhayangkara dalam waktu dekat. Kalau CU masih memiliki waktu untuk persiapan menghadapi ISC. Pastinya kedua tim akan mengambil sisi positif pada laga nanti,” kata Yudhi di sekretariat CU, Cilegon, Senin (15/2/2016) siang.

Bagi pihaknya, laga nanti akan menjadi ajang pembuktian pemain muda CU yang berada di skuat CU U-21. “Ada tujuh pemain yang kami siapkan untuk dipromosikan ke tim senior. Mereka kami nilai layak untuk menjajal tim senior. Dan yang membanggakan lagi adalah ketujuh pemain tersebut merupakan asli putra Cilegon. Kita akan lihat perkembangan pemain muda pasca tiga bulan menjalani pemusatan pelatihan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelatih CU Imam Riyadi menyatakan, timnya akan memulai persiapan pada Rabu (17/2/2016) sore di Stadion KS. “Anak-anak kan dipulangkan dan mereka baru akan kembali ke mes besok (hari ini-red). Kami memiliki tiga hari persiapan. Meski sangat minim, tapi kami yakin anak-anak akan cepat padu. Kalau untuk fisik dan skill, semua pemain kami rutin menjaga kondisi. Hanya butuh penyatuan secara tim saja,” ucapnya.

Imam memastikan, timnya akan memberi pembuktian kepada masyarakat bahwa sepak bola Cilegon tidak mati meski dunia sepak bola Indonesia tengah mati suri. “CU berkomitmen menjadi tim profesional dan membanggakan Cilegon. Kami tetap akan melakukan pembinaan sebagai bentuk memajukan sepak bola Cilegon,” tandasnya. (RB/dre/air/ags)