Ciwandan Kembali Banjir: Nekat Menerobos, Belasan Motor Mogok

CILEGON – 30 menit awak media Radar Banten Online berada di lokasi banjir yang terjadi di Jalan Raya Cigading-Anyer, tepatnya di depan Kantor Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, sudah ada belasan kendaraan roda dua yang mogok lantaran nekat menerobos genangan air di lokasi tersebut, Sabtu (10/2) pagi.

Hari ini, Ciwandan kembali basah tergenang air setelah kemarin (Jumat, 9/2) ada dua lingkungan yakni Pintu Air dan Penauan yang mengalaminya. Curah hujan saat ini memang sedang tinggi.

Meski hujan masih rintik-rintik, anggota polisi telah disibukan untuk mengatur arus lalu lintas. Mengenakan jas hujan berwarna hijau terang, seorang anggota polisi berucap lantang kepada para pengguna kendaraan yang memilih berdiam diri di ruas jalan yang dihadapannya menjadi genangan air.

“Kalau mau jalan, silakan jalan, bagi yang berani. Kalau takut silakan berputar, JLS (Jalan Lingkar Selatan) menuju Anyer masih dapat dialui. Jangan menumpuk di sini sehingga mengganggu kendaraan lain yang mau lewat,” ucapnya seraya pergi.

Tak banyak kendaraan roda dua yang berani melintas. Hanya beberapa, itu pun bukan dari jenis motor bebek. Mobil truk dan kendaraan roda empat masih terlihat lalu lalang, namun bukan jenis mobil sedan.

Warga Kelurahan Gunung Sugih, Eko mengeluhkan banjir yang terus menyasar Kecamatan Ciwandan. Dia menjadi salah satu korban yang motornya mogok karena nekat menerobos genangan banjir itu. “Businya basah sepertinya. Belum juga setengah jalan, motor sudah mati duluan,” katanya.

Ia berharap pemerintah mencari solusinya agar genangan air dapat cepat sampai ke tempat bermuaranya air yang semestinya. “Ini harus dipikirkan oleh pemerintah. Jangan hanya memperbanyak kunjungan kerja ke luar kota,” pungkasnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)