Corat-coret Seragam Rayakan Kelulusan, 37 Siswa SMP Diamankan

0
220

SERANG – Sebanyak 37 siswa SMP Alkhairiyah Cikeusal diamankan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kecamatan Cikeusal, Senin (20/4). Mereka terjaring saat melakukan coret-coret kelulusan sambil konvoi motor.

Puluhan siswa itu kemudian digiring ke lingkungan sekolahnya oleh TNI-Polri setempat. Mereka dijemur di lapangan sekolah dan diberi pembinaan. Beberapa di antaranya ada yang kabur. Setelah diberi pembinaan, puluhan siswa itu kembali dilepaskan ke rumahnya masing-masing.

Babinsa Kecamatan Cikeusal Koramil 0223/Cikeusal Sersan Satu (Sertu) Deni Rahmatullah mengatakan, pihaknya menjaring puluhan siswa itu saat berkumpul dan coret-coret baju di wilayah Kecamatan Cikeusal. “Langsung kami giring ke sekolahnya, kami jemur dan kami beri pembinaan,” katanya.

Deni mengatakan, sebelumnya puluhan siswa itu mendapatkan pengumuman kelulusan dari sekolahnya melalui pesan WhatsApp. Kemudian, mereka langsung berkumpul dan melakukan coret-coret baju sambil berkonvoi. “Ada 37 orang yang saya jaring, ada teman-temannya juga yang kabur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pihak sekolah sudah mengimbau untuk tidak adanya aksi coret-coret tersebut. Terlebih lagi saat pandemi Covid-19 yang mengharuskan siswa belajar di rumah. “Ini untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” terangnya.

Dikatakan Deni, pihaknya sudah melaporkan puluhan siswa itu ke pihak sekolah. Selanjutnya, pihak sekolah akan memanggil orangtuanya. “Surat pemanggilannya katanya sudah disiapkan, mungkin nanti ada ketegasan dari pihak sekolah,” ucapnya.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Alkhairiyah Cikeusal Achmad Gojali mengatakan, setelah terjaring razia orangtua puluhan siswa itu langsung menghadap ke sekolah dan meminta maaf atas kelakuan anaknya. “Kita juga langsung berikan pembinaan dan imbauan kepada orangtuanya,” katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya pihaknya juga sudah menegaskan kepada seluruh siswa untuk tidak melakukan aksi coret-coret setelah kelulusan. Namun, puluhan siswa itu tidak mengindahkan imbauan itu. “Jauh-jauh hari kita sudah mengingatkan seluruh siswa supaya tidak ada hal semacam ini,” pungkasnya. (Abdul Rozak)