SERANG – Hingga saat ini dana program corporate social responsibility (CSR) perusahaan di Banten belum maksimal dirasakan oleh pondok pesantren. Hal itu dikatakan KH Ahmad Maemun Ali, Ketua Presidium Forum Silaturahim Pondok Pesantren(FSPP) Provinsi Banten pada seminar pembangunan sumber daya pesantren, di Holel Le Dian, Kota Serang, Sabtu (25/6).

“Hingga saat ini dana CSR di Banten belum sepenuhnya dirasakan oleh para pondok pesantren yang ada di Provinsi Banten. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Banten,” ujarnya.

Maimun menjelaskan, semestinya CSR perusahaan lebih merata ke pondok-pondok pesantren di Banten. Dana CSR penting untuk mengembangkan sumber daya manusia pondok pesantren, seperti bidang olahraga dan seni.” Apalagi nanti ada kegiatan Pospenas (pekan olahraha pondok pesantren tingkat nasional). Maka dari itu pondok pesantren butuh anggaran yang cukup guna membentuk SDM santri,” tuturnya.

Saat ini, lanjut Maimun, banyak yang harus dikembangkan pondok pesantren dalam menyelenggarakan Pospena pada Oktober 2016 di Kota Serang. “Kami harap pada pemerintah dan perusahaan agar melihat dan peduli terhadap pemberdayaan SDM di pondok pesantren,” harapnya. (Ade F)