CT Scan Rusak, RSUD Cilegon Butuh Rp800 Juta Untuk Perbaikan

0
1745

CILEGON – Akibat banjir pada Mei 2020 lalu di Kota Cilegon, alat medis CT Scan milik RSUD Cilegon rusak.

Kendati sudah setahun rusak, pihak RSUD belum mampu melakukan perbaikan. Pasalnya, untuk perbaikan alat yang dibeli tahun 2017 itu, RSUD membutuhkan anggaran sebesar Rp800 juta.

Plt Direktur RSUD Kota Cilegon Meisuri menjelaskan, karena keterbatasan anggaran, pihaknya memilih untuk tidak segera melakukan perbaikan.

“CT scan ini pengadaan tahun 2017 dianggarkan dari Anggaran DAK bidang kesehatan dan kondisi saat ini rusak karena banjir tahun lalu,” ujar Meisuri, Minggu (28/3).

Tahun ini RSUD Kota Cilegon kembali terbentur anggaran pemeliharaan alat kesehatan. Karena pagu anggaran yang ada hanya Rp500 juta.

Artinya, untuk bisa memperbaiki alat itu, pihak rumah sakit kekurangan dana sebesar Rp300 juta.

“Dampak covid-19, menyebabkan pendapatan RSUD menurun, mengakibatkan pemeliharaan CT Scan tersebut belum dapat dilakukan di tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu Plt Wadir Umum dan Keuangan Robiatul Adawiyah menjelaskan, akibat banjir tahun lalu, beberapa alat kesehatan terendam banjir dan merendam beberapa ruangan pelayanan.

“Saat itu ketinggian banjir di beberapa lokasi di RSUD Cilegon  mencapai lutut orang dewasa. Banjir saat itu dikarenakan saluran drainase dan sungai di belakang rumah sakit saat itu meluap,” ujarnya.

Saat ini CT Scan tersebut sudah dicatat dalam pencatatan aset masuk ke kondisi rusak. (Bayu Mulyana)