CU Kalahkan Persereng, Penonton yang Buat Kericuhan Ditangkap

CILEGON – Enam oknum suporter bola ditangkap dalam kericuhan usai
derbi Banten antara Cilegon United (CU) vs Perserang di Stadion
Krakatau Steel, Kota Cilegon, Senin (21/10).

Keenam suporter itu
ditangkap lantaran diduga melakukan provokasi dan pelemparan batu
hingga melukai dua personel polisi.
Enam oknum suporter tersebut, BR (16) warga Warga Kramatwatu,
Kabupaten Serang; RF (22) warga Cimuncang, Kota Serang Serang; HD (18)
warga Pamarayan, Kabupaten Serang; FT (18) warga Cibeber, Kota
Cilegon; AM (19)  warga Anyar, Kabupaten Serang; dan HF (22) warga
Kota Cilegon.

“Dua anggota Brimob Polda Banten mengalami luka-luka akibat lemparan
batu oknum suporter. Iptu Sukarman dan Bharada Nasirin mengalami luka
robek pada bagian hidung dan tengkuk,” kata Kabid Humas Polda Banten
Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata.

Dua personel Brimob tersebut telah menerima perawatan medis dari tim
dokter Polres Cilegon. “Kami sangat menyayangkan adanya sikap tidak
sportif oleh oknum suporter bola tersebut,” kata Edy.

Diduga kericuhan tersebut diduga dipicu oleh oknum suporter Perserang
yang tidak bisa menerima kekalahan. Oknum suporter tersebut lalu
memprovokasi dan melempar batu dengan sasaran perangkat pertandingan.
“Namun terkena justru anggota kita,” jelas Edy.

Edy menuturkan salah satu diantara oknum tersebut kedapatan membawa
narkoba jenis tembakau Gorilla. Keenamnya tengah diperiksa di Mapolres
Cilegon. “Ada yang kedapatan bawa tembakau Gorilla,” kata Edy.
(Fahmi Sai)