CU Relakan Tiga Poin Milik PSCS Cilacap

CILACAP – Cilegon United (CU) harus merelakan tiga poin ke PSCS Cilacap pada laga pekan ke-17 di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, Jawa Tengah. Pada laga sore itu, Selasa (17/9), PSCS Cilacap selaku tuan rumah keluar sebagai pemenang dengan skor 3-0.

Sejak menit awal pertandingan, Laskar Nusakambangan sudah menunjukkan kualitasnya. Laskar Geger Cilegon dibuat kerepotan oleh serangan yang terus diciptakan anak asuh Djoko Susilo itu.

Di menit ke-25, melalui strikernya, Ichsan Hari Kurniawan, PSCS Cilacap membukukan gol pertamanya. Sedangkan gol kedua PSCS Cilacap didapat hasil gol bunuh diri gelandang CU Eka Dwi Susanto menit ke-39. Skor 2-0 bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Laskar Geger Cilegon terus berupaya mengejar ketertinggalan. Namun, permainan cepat yang diterapkan penggawa PSCS Cilacap masih mampu menahan serangan yang dilancarkan anak asuh Imam Riyadi itu.

Hingga pada menit ke-51, lagi-lagi, PSCS Cilacap menambah keunggulannya. Bek PSCS Cilacap Rendy Saputra mencetak gol setelah menjebol gawang CU yang dijaga kiper Herlian Alif Laksono.

Pantang putus asa, penggawa CU terus berupaya menciptakan gol. Namun sayang, hingga pertandingan usai, skor tetap tak berubah. Skor 3-0 untuk kemenangan PSCS Cilacap.

Pelatih CU Imam Riyadi menilai, faktor kebugaran membuat anak asuhnya sulit mengimbangi permainan PSCS Cilacap. Kendati demikian, Imam tetap bersyukur penggawa CU tidak ada yang cedera dari laga itu.

“Kita harus mengakui keunggulan tim lawan. Selamat untuk PSCS Cilacap. Terlihat sekali faktor tenaga pemain CU sangat kurang. Inilah sepak bola, ketika kita tidak siap. Tapi, kami tetap bersyukur pemain tidak ada yang cedera,” kata Imam.

Imam mengaku, akan memaksimalkan laga kandang untuk meraih hasil sempurna. “Cilegon United masih ada tiga permainan kandang, di situ target kami harus mengambil semua poin. Untuk pertandingan luar, kalau bisa juga alhamdulillah,” harap Imam.

Sementara itu, Pelatih PSCS Cilacap Djoko Susilo mengucapkan syukur atas poin penuh yang diraih oleh timnya. Djoko menilai, permainan anak asuhnya terus meningkat.

“Secara kualitas permainan anak-anak sudah bagus. Dari semua lini sudah hidup. Kita bersyukur atas kemenangan ini,” kata Djoko.

Kendati demikian, Djoko mengatakan, akan terus mengevaluasi permainan anak asuhnya agar terus meningkat. Terutama pada kontrol emosi.

“Laga selanjutnya akan lebih krusial. Tentu akan terus ada evaluasi. Untuk emosi pemain yang lebih tinggi, itu tidak boleh. Karena bermain harus lebih tenang,” jelas Djoko. (rbs/nda/ira)