MERAK – Cuaca buruk masih terjadi di lintasan penyeberangan antara Pelabuhan Merak – Bakauheni, Jumat (2/1/2015). Kondisi itu berdampak pada terganggunya aktivitas penyeberangan, bahkan kapal yang hendak memuat penumpang kesulitan sandar di dermaga akibat terus dihantam gelombang tinggi dan angin kencang. “Ya, memang cuaca buruk masih terjadi, tapi kita terus berhati-hati dalam memantau aktivitas kapal ketika sandar agar tidak terjadi insiden,” ujar Nana Sutisna, Manager Usaha Pelabuhan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Jumat (2/1/2015).

Akibat cuaca buruk itu, kata dia, aktivitas lima dermaga yang ada di Pelabuhan Merak terganggu, terutama pada dermaga empat dan lima. Hal ini terjadi karena arus bawah laut di dua dermaga tersebut sangat kencang dan mengakibatkan kapal kesulitan untuk sandar. “Tadinya jadwal kapal empat sampai lima kapal, saat ini hanya dua sampai tiga kapal yang sandar di dua dermaga tersebut, dan kapal yang sandar di dermaga empat dan lima hanya kapal besar saja,” terangnya.

Saat ini arus balik liburan sekolah, natal dan tahun baru masih terjadi di dua arah penyeberangan. Kondisi Pelabuhan Merak masih ramai lancar, dan tidak terjadi antrean di pelabuhan. “Kemarin sore ada sejumlah kapal yang melawan arus, yang seharusnya lepas sandar melalui pulau Merak Besar, karena arus kuat terpaksa melewati belakang pulau akibat terbawa arus,” jelasnya. (Devi Krisna)