CILEGON – Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Cilegon Ujang Iing menyebutkan, dalam sepekan terakhir ini setidaknya sudah tiga kali peristiwa pohon tumbang terjadi di beberapa ruas jalan raya dan di jalur protokol Kota Cilegon.

Dikatakannya, kondisi yang dipicu oleh cuaca yang tidak menentu pada beberapa waktu belakangan itu, sudah cukup mengkhawatirkan lantaran banyaknya pepohonan yang berusia tua di sepanjang jalan.

“Belum lama ini di Merak sempat ada pohon yang tumbang, kemarin juga ada lagi yang tumbang di jalur protokol. Tapi untungya tidak menimbulkan korban dan kerugian. Cuma lalu lintas kendaraan saja yang sempat tersendat,” ujarnya Selasa, (6/1).

Guna mengantisipasi adanya gangguan dan kerugian lain yang menjadi imbas dari pepohonan yang tumbang, kata dia, DKP juga melibatkan pihak pihak lain dalam melakukan pemangkasan pohon yang berusia tua.

“Di Cilegon ini, ada ribuan pohon yang kita pelihara dan berusia tua. Kalau pemeliharaan dan merapikan (pohon-red) itu memang sudah tugas kami. Tapi kami juga berkoordinasi dengan PLN, Telkom, Kepolisian dan Dinas Tata Kota untuk mengantisipasi efeknya bila terjadi pohon tumbang. Seperti ada kabel kabel listrik dan telpon yang melintas dan berada dekat dengan pepohonan, kalau tidak dipangkas bisa nyetrum dan terjadi korsleting. Tidak perlu menunggu cuaca seperti ini, kalau sudah dianggap cukup mengganggu maka akan kita pangkas,” terangnya.

Lebih jauh dirinya mengimbau kepada warga untuk tidak memarkirkan kendaraan mereka dekat dengan pepohonan yang berusia tua, terutama ketika cuaca buruk tengah terjadi. “Kita tidak tahu kan kalau pohon itu malah nanti tumbang, justru akan merugikan pemilik kendaraan,” tandasnya. (Devi Krisna)***