Curi Kerbau untuk Beli Mobil

0
1342
Kapolsek Ciwandan AKP Ali Rahman menunjukkan pelaku beserta barang bukti satu ekor kerbau hasil curian di Mapolsek Ciwandan, Kota Cilegon, Rabu (3/2).

CILEGON- Muhayatullah nekat mencuri empat ekor kerbau milik warga Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon. Pria asal Desa Mekarsari, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang itu ingin membeli mobil pikap dari hasil penjualan kerbau tersebut.

Aksi pencurian hewan ternak itu terjadi pada Jumat (18/1) lalu. Sebelumnya, pelaku mendatangi juragan daging asal Cibaliung, Kabupaten Pandeglang berinisial MI, Rabu (13/1) lalu. Dia mengaku kepada MI berniat menjual kerbau milik saudaranya.

Saat itu, pelaku sempat meminjam uang kepada MI untuk menyewa truk dan meminta bantuan orang.

MI yang tak curiga memenuhi permintaan pelaku. Nah, pada Jumat (15/1), pelaku bersama empat orang lainnya mendatangi lokasi kejadian.

Empat buruh angkut itu tidak mengetahui, bila kerbau tersebut hasil curian. Sebab, pelaku mengaku kerbau itu adalah milik kerabatnya.

Empat kerbau hasil curian itu diangkut menggunakan truk bernopol A 9467 RA.  “Lalu kerbau-kerbau itu digiring ke atas truk,” ujar Kapolsek Ciwandan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ali Rahman di Mapolsek Ciwandan, Rabu (3/2).

Namun, sebelum transaksi jual beli kerbau curian itu selesai, pelaku diamankan oleh personel dari Polsek Ciwandan.

Aksi pelaku diketahui usai petugas menerima laporan dari masyarakat. “Dari rekaman CCTV itu petugas melakukan pengembangan,” ujarnya.

Pelaku ditangkap sebelum empat ekor kerbau itu laku terjual kepada juragan daging tersebut. “Akhirnya berhasil mengamankan pelaku dan kerbau hasil curian,” katanya.

Empat ekor kerbau itu oleh petugas dititipkan kepada pemilik agar hewan tersebut tidak mengalami stres.

Sementara Muhayatullah atas perbuatannya disangka melanggar Pasal 363 KUH Pidana. 

“Ancaman hukuman 7 tahun,” ujarnya.

Untuk mencegah aksi pencurian tersebut, Ali mengimbau masyarakat yang memiliki hewan ternak tidak melepasliarkan begitu saja hewan ternak. Sebab, selain rawan menjadi target pencurian juga rawan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Sementara Muhayatullah mengaku nekat mencuri kerbau lantarna ingin memiliki mobil pikap.

“Dagangan lagi sepi sekarang, saya juga khilaf,” ujarnya.

Pedagang ayam ini mengaku mencuri kerbau di Ciwandan itu lebih mudah lantaran mengetahui seluk beluk daerah tersebut. “Saya aslinya dari sini (Ciwandan-red), tinggal kadang di Pandeglang kadang di sini,” ujarnya. (bam/nda)