Curug Cikotak Bakal Dikelola BUMDes

0
332 views

PADARINCANG – Pemerintah Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang berencana mengelola Wisata Curug Cikotak melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Curug dinilai berpotensi menjadi destinasi wisata yang diminati pengunjung sehingga meningkatkan perekonomian warga.

Lokasi Curug Cikotak terbilang cukup dekat dan mudah ditempuh menggunakan kendaraan roda dua. Dari Jalan Raya Palima Cinangka, masuk gang sekira 500 meter menuju parkiran motor. Kemudian melewati jalan setapak yang hanya membutuhkan waktu 10 menit. Biaya tiket masuknya pun terjangkau, hanya Rp20 ribu untuk parkir dan tiket.

Sirajudin Abbas, pengunjung asal Tangerang Selatan mengatakan, Curug Cikotak merupakan destinasi wisata yang cukup rekomended untuk dikunjungi bersama keluarga. Selain akses tempuh dari parkiran ke curug cukup dekat, lingkungannya juga masih bersih. “Tentu biayanya juga masih murah,” kata lelaki yang akrab disapa Iyoey ini kepada Radar Banten, Kamis (15/10).

Namun, Iyoy menyayangkan lantaran akses jalan masih dinilai berbahaya. Apalagi jika turun hujan, menurutnya, jalan yang masih tanah setapak akan licin dan membahayakan pengunjung. “Di lokasi curugnya juga harusnya mah ada fasilitas hamock, buat ayunan, kan seru,” ungkapnya.

Sekretaris Desa Kadubeureum Dudi Apipudin mengatakan, lantaran lokasi Curug Cikotok beada di perbatasan antara Desa Kadubeureum dan Desa Cibojong, pihaknya bakal melaksanakan musyawarah bersama Pemerintah Desa Cibojong dan warga terkait rencana pengembangan curug melalui BUMDes. “Kita bakal bangun tahun depan, sekarang warga masih fokus bangun musala,” katanya.

Dudi menilai, Curug Cikotak merupakan destinasi wisata yang potensial. Ia berharap, proses pengembangan dan pengelolaan melalui BUMDes bisa dilaksanakan. Ia berencana bakal memperbaiki akses jalan dan melengkapi fasilitas pendukung lainnya. “Nanti kita bakal promosikan juga di media sosial,” pungkasnya. (Haidar)