Dalam Semalam Tiga Motor Hilang di Kompleks Cluster

Salah satu sepeda motor milik Hendri gagal dibawa kabur lantaran kunci T milik maling rusak

CILEGON – Sedikitnya tiga sepeda motor milik warga raib dalam satu malam, di Kompleks Taman Cilegon Indah (TCI) Cluster Catalonia, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Jumat (7/12). Diduga para pelaku beraksi sekira pukul 02.29 WIB. Warga mengetahui peristiwa itu dari salah satu korban saat hendak berangkat kerja bahwa kendaraan miliknya hilang.

Diketahui, ketiga kendaraan yang berhasil dibawa kabur kawanan curanmor antara lain milik Samngari di Blok G11 No 12, Andra Lesmana di Blok G11 No 16, serta Saiful Huda di Blok G11 No 17. Sementara satu kendaraan lainnya gagal dicuri, yakni milik Hendri Syahbudin di Blok G10 No 2. Semua kendaraan milik korban terparkir di teras depan rumah dalam keadaan terkunci setang.

Seusai kejadian, warga berkumpul di tempat kejadian perkara (TKP) melihat kendaraan Hendri Syahbudin yang gagal dibawa maling. Hendri beruntung lantaran kunci T milik pelaku patah saat hendak menjebol kunci motor miliknya.

Ketua RW 05, Ketua RT 06 pun langsung mendatangi TKP, tiga orang petugas kepolisian dari Polsek Cilegon juga melakukan olah TKP. Bahkan salah seorang warga, sibuk mencari CCTV yang dimiliki oleh warga untuk melihat kejadian pencurian.

Hendri Syahbudin mengaku, tidak mengetahui bahwa kendaraannya tidak ada. Namun, salah seorang warga lainnya memberitahukan bahwa kendaraan yang terparkir di depan tanah kosong adalah miliknya.

“Saya tahu itu jam 07.30 WIB kalau tidak salah, alhamdulillah motor saya masih selamat. Namun, saya harus memperbaiki lubang kunci karena lubang kuncinya hancur, kunci T maling patah di dalam,” katanya saat berbincang.

Dikatakan dia, kendaraan milik tetangganya bernama Samngari, Andra Lesmana, dan Saiful Huda dibawa oleh kawanan pencuri. Dirinya bersama dengan warga lainnya merasa yakin bahwa komplotan maling lebih dari tiga orang. “Kalau dilihat dari CCTV milik warga itu lebih dari tiga orang dan motor keluar itu pukul 2.29 WIB,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Ketua RW 05 Teguh H Soeharto mengatakan, dirinya yang mendapatkan informasi langsung mendatangi TKP untuk mengecek kebenaran peristiwa tersebut. “Polisi langsung melakukan olah TKP, tentunya maling lebih pintarlah dari kita, buktinya tiga motor bisa dibawa kabur,” tandasnya singkat.

Salah seorang korban Samngari mengaku, dirinya beberapa hari belakangan ini tidak tinggal di rumahnya lantaran sedang bekerja di luar kota. Pada Jumat (7/12) sekira pukul 08.30 WIB dirinya tiba di rumah dan melihat bahwa kendaraannya miliknya sudah tidak ada. “Motor ditaruh di teras dengan kondisi kunci setang,” tandasnya singkat.

Sementara itu, petugas kepolisian Polsek Cilegon belum bisa memberikan konfirmasi terkait dengan hasil olah TKP dan pemeriksaan korban. “Nanti saja ya, kalau sudah terungkap, kalau sekarang nantinya susah mengungkapnya,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cilegon Inspektur Satu (Iptu) Gusti. (Adi/RBG)