CILEGON – Dampak penutupan sementara layananan penyeberangan di lintasan Merak-Bakauheni penumpukan penumpang tak terbendung. Anteran penumpang kendaraan meluap hingga Jalan Raya Cikuasa Atas bahkan hingga dalam Tol Merak-Cilegon.

Kemacetan lalu lintas tak terelakkan. Termasuk juga pada Jalan Raya Cilegon-Merak Cikuasa Pantai lantaran pengguna jalan khususnya kendaraan pribadi dan roda dua yang hendak menuju arah Suralaya seluruhnya dialihkan ke jalan tersebut.

“Sejak semalam sudah macetnya. Dari pintu tol kedalam tol sepanjang 3 kilometer. Tapi ini sudah mulai ada penarikan, karena ASDP sudah memulai kembali pelayaran,” ujar seorang petugas kepolisi lan yang sedang berjaga di Cikuasa Atas, Jumat (1/12).

Sementara itu, seorang sopir truk dari Jakarta yang hendak menuju Lampung mengaku merugi akibat tertahannya pelayaran itu. Ia mengaku muatan yang ia bawa berupa sayur-mayur sudah terlihat tidak lagi segar akibat waktu tempuh yang lama dari perencanaan.

“Tapi ya mau apa lagi, ini kan karena cuaca. Mungkin terlambatnya kita disitu keselamatan kita,” katanya.

Terpisah ditemui di Pelabuhan Merak, GM PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak Fahmi Alweni mengaku kapal-kapal yang telah diizinkan untuk berlayar bukan lantaran dipaksakan akibat penumpukan penumpang yang telah luar biasa itu.

“Ini juga sudah seizin KSOP. Kita juga sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak lainnya. Kalau kita paksakan ya bisa dicabut izinnya,” tuturnya. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)