Dana Kelurahan di Kota Tangerang Capai Rp38,4 Miliar

TANGERANG – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah meminta pihak kelurahan dan kecamatan mengoptimalkan pengelolaan dana kelurahan baik yang diberikan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Umum (DAU) maupun Pemkot Tangerang. Hal tersebut disampaikan Arief di depan ratusan peserta peningkatan kapasitas aparatur kecamatan kelurahan di Hotel Augusta Lembang, Jawa Barat, Rabu (6/11).

Arief mengatakan, pada 2019 angaran dana kelurahan dari pemerintah pusat untuk 104 kelurahan mencapai Rp38,4 miliar. Tak hanya itu, Pemkot Tangerang juga mengalokasikan sebesar 5 persen dari APBD Kota Tangerang 2019.

Ditambahkan, jumlah dana kelurahan yang tidak sedikit ini, ia meminta kegiatan tahun depan harus berawal dari apa yang diusulkan masyarakat. Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang baik di kelurahan maupun kecamatan harus turun langsung ke lapangan. “Lihat apa yang sebenarnya menjadi kebutuhan masyarakat untuk memastikan penganggaran sesuai dengan kebutuhan di tiap wilayah,” tambahnya.

Menurutnya dana kelurahan juga dianggarkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di lingkungan tempat tinggalnya. Karenanya, Arief ingin memastikan keterlibatan masyarakat dapat dimaksimalkan. Intinya mengajak masyarakat bisa mandiri dan kreatif dalam membangun lingkungan.

Sementara itu, Camat Neglasari Ubaidillah Ansar mengatakan, agar program yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat rembuk warga dan Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan menjadi hal penting.

Dimana peruntukan dana kelurahan salah satunya dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat. Pihaknya juga mengupayakan pemberdayaan masyarakat terkoneksi dengan kelurahan, kecamatan dan OPD terkait. “Kalau saya akan membentuk sanggar-sanggar Alquran, dan hal lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (one/adm)