CILEGON – Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Aji Mimbarno menegaskan, masyarakat harus dapat menerima mantan anggota Gafatar yang akan berniat kembali ke tengah-tengah masyarakat dan menjalani hidup normal.

Hal itu dikatakan Dandim menyusul adanya reaksi warga lingkungan Pecek, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, begitu mengetahui ada rencana empat mantan anggota Gafatar beserta tiga orang anak mereka kembali ke tempat asalnya, Sabtu (30/1/2016) malam lalu. Warga berkumpul dan mengadang di jalan permukiman dengan membawa pentungan dan senjata tajam berbagai jenis.

“Jangan sampai ada aksi anarkis, sampai menghakimi, menolak dan sebagainya. Mereka juga adalah warga dilindungi dan harus kita terima. Saya sudah sampaikan hal itu juga ke prajurit saya,” ujarnya, Senin (1/2/2016).

Ditemui saat menggelar sosialisasi bahaya gerakan radikal melalui perkenalan alutsista di SMP Negeri YPWKS Cilegon, Dandim menambahkan, selain prajurit TNI pihaknya juga melibatkan tokoh masyarakat untuk melakukan pengawalan secara intensif kepada eks anggota Gafatar. “Mereka bukan komunis, bukan suatu ancaman seperti akan menggulingkan sebuah negara, mereka baru paham dalam tahap aliran saja. Jadi, mereka cuma orang-orang yang tersesat,” katanya. (Devi Krisna)