Dapat Fasilitas Pembebasan Etil Alkohol, FollowMe Berani Ekspor Sendiri

0
1514

TANGSEL – Dengan dukungan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Banten, PT FollowMe, Industri Kecil Menengah binaan KPPBC TMP A Tangerang, berani melakukan ekspor dari Indonesia ke Papua Nugini.

Keberhasilan PT FollowMe melakukan ekspor tidak terlepas dari usaha terus menerus dan tidak kenal lelah dilakukan Kanwil DJBC Banten dan unit vertikalnya Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Tangerang (KPPBC TMP A Tangerang) dalam melakukan pembinaan.

Mulai dari pemberian informasi terkait tatalaksana ekspor, memberikan dukungan moril bagi pemasaran produknya di pasaran lokal dengan memberikan kesempatan melakukan pameran di Kanwil DJBC Banten, dan pendampingan untuk pemenuhan persyaratan ekspor, serta bimbingan dalam proses pembuatan dokumen ekspor atas nama sendiri.

Selain itu PT FollowMe juga memanfaatkan Fasilitas Pembebasan Cukai Etil Alkohol yang diberikan oleh Kantor Pusat DJBC melalui dan atas rekomendasi dari KPPBC TMP A Tangerang. Yaitu salah satu fasilitas pembebasan pembayaran cukai yang diberikan pemerintah melalui Ditjen Bea dan Cukai atas etil alkohol yang digunakan sebagai bahan penolong dalam proses produksi. Sesungguhnya etil alkohol adalah salah satu obyek pemungutan cukai.

Fasilitas ini adalah inisiatif Ditjen Bea dan Cukai dalam mendorong pertumbuhan industri. Pemberian fasilitas ini juga bagian dari peran aktif Kanwil DJBC Banten dan satuan kerja vertikal di bawahnya (KPPBC TMP A Tangerang dan KPPBC TMP Merak) dalam memetakan industri-industri di wilayah Banten yang membutuhkan dukungan pemerintah untuk terus survive di tengah pandemi Covid-19, khususnya industri kecil dan menengah. Ini sejalan dengan langkah nyata Kanwil DJBC Banten dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Bea Cukai menolong kami dengan pemberian fasilitas pembebasan cukai etil alkohol untuk bahan penolong produksi kami yang sebagian besar mempergunakan etil alkohol. Di samping itu kami terbantu dengan petugas yang mendampingi dan membantu dalam pembuatan dokumen eskpor,” ujar Direktur Utama PT FollowMe Henry Suharja.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Banten Mohammad Aflah Farobi menyambut baik ekspor yang dilakukan PT FollowMe. “Diharapkan penglepasan ekspor ini dapat menjadi bagian dalam proses pemulihan ekonomi nasional. Menjadi contoh juga buat IKM/UMKM bahwa ekspor itu tidak sulit, dan kami akan terus memberikan pendampingan dan membantu setiap tahapannya,” kata Aflah Farobi.

Bea Cukai akan mendorong pelaku IKM/UMKM untuk terus berinovasi dalam mengembangkan produk agar semakin banyak produk IKM/UMKM yang menembus pasar internasional. Dukungan Bea dan Cukai dengan cara memberikan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor bagi para IKM dan memberikan pendampingan dalam proses pengurusan dokumen ekspor sehingga hal ini diharapkan mendorong peningkatan daya saing sehingga semakin kompetitif di pasar global. (alt)