Dapat Jatah ke Luar Negeri, Pengawas Ikut Tegang

0
612 views
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memeluk hangat salah satu peserta Bintang Sains yang meraih hadiah kuis.

Bintang Sains 2020 Kabupaten Serang

MANCAK – Hari pertama sekaligus pembukaan Bintang Sains 2020 Kabupaten Serang diikuti peserta dari Kecamatan Mancak. Ajang lomba yang menguji kemampuan matematika dan sains itu, diikuti 280 siswa dari 28 sekolah dasar (SD). Selama lomba, para pengawas ikut tegang, terutama saat babak penentuan untuk meloloskan 10 finalis mewakili Kecamatan Mancak menuju final di tingkat kabupaten. Wajar, karena ada yang berbeda dari Bintang Sains tahun ini, yakni khusus Pengawas Pendidikan SD dimana siswa binaannya menjadi yang terbaik, juga akan diberangkatkan panitia untuk mengikuti studi tur ke luar negeri.  

10 finalis perwakilan Kecamatan Mancak berfoto bersama jajaran pengawas pendidikan Kecamatan Mancak dan Direktur Primagama usai menerima medali dan piagam.

Lomba berlangsung di gedung PGRI Kecamatan Mancak, Senin (20/1). Lomba disaksikan langsung Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dan jajaran pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang. Peserta dan guru pendamping tampak antusias menyambut pelaksanaan lomba. Hal itu dibuktikan gedung yang dijadikan sebagai arena lomba dipadati peserta dan guru pendamping, kepala sekolah, berikut pengawas SD sejak pukul 07.00 WIB. Lomba dipandu dua host, yakni Tubagus Randi Purwa dan Ratu Qonita Malina Amalia.

Ekspresi kebahagiaan para peserta usai menjawab soal dengan benar.

Seperti biasa lomba dibagi dua sesi. Sesi pertama dan kedua masing-masing diikuti 140 peserta. Yang berbeda tahun ini, peserta mempunyai tiga kesempatan dari sebelumnya hanya dua kesempatan untuk menjawab soal sebelum meninggalkan arena. Setelah pertanyaan demi pertanyaan dibacakan host, peserta yang sepanjang lomba terlihat tegang terus berguguran. Sesi pertama tersisa 56 peserta dan sesi kedua 74 peserta hingga menyisakan 130 peserta yang melaju pada babak penentuan sebelum akhirnya terpilih sepuluh finalis yang langsung diberikan medali dan piagam oleh panitia.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memberikan sambutan dan arahan.
Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi memberikan sambutan.

Tak hanya peserta, baik guru pendamping, kepala sekolah, hingga Pengawas Pendidikan SD tak luput dari wajah-wajah tegang dan gelisah selama jalannya lomba.

Para Pengawas Pendidikan ikut tegang menyaksikan jalannya lomba.
Para kepala sekolah dan guru pendamping menyaksikan jalannya lomba.

Seperti yang disampaikan Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Mancak Romaeni yang menyatakan lomba sudah membuat peserta dan penonton tegang. Apalagi, kata dia, para siswa sudah melakukan persiapan selama satu semester untuk mengikuti lomba. “Wajar pengawas dan kepala sekolah pada tegang. Ajang ini (Bintang Sains-red) sangat bergengsi,” pujinya.

Kecamatan Mancak Romaeni yang menyatakan lomba sudah membuat peserta dan penonton tegang. Apalagi, kata dia, para siswa sudah melakukan persiapan selama satu semester untuk mengikuti lomba. “Wajar pengawas dan kepala sekolah pada tegang. Ajang ini (Bintang Sains-red) sangat bergengsi,” pujinya.

Salah satu finalis perwakilan Kecamatan Mancak dari SDN Cingeunah, Raden Roro Intan Nur Angraeni mengaku senang bisa menjadi bagian dari finalis mewakili wilayahnya untuk bersaing di tingkat kabupaten. “Ini berkat doa dan bantuan bapak dan ibu yang sudah nemenin aku belajar di rumah,” ujarnya.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya memberikan pertanyaan kuis berhadiah.

Sementara itu, Direktur Radar Banten dan Banten TV Mashudi mengatakan, kuota keberangkatan untuk mengikuti studi tur ke luar negeri ditambah. Jika tahun lalu hanya siswa yang juara dan kepala sekolah saja yang berangkat, pihaknya tahun ini juga akan memberangkatkan satu perwakilan Pengawas Pendidikan SD yang siswa binaannya juara. “Ini (Tambahan jatah ke luar negeri-red) sebagai bentuk reward kepada pengawas yang sudah kerja keras mendaftarkan peserta,” jelasnya. (mg06/zai)