Dari Empat Juta Tenaga Kerja di Banten, Baru 1 Juta yang Ikut BPJS Ketenagakerjaan

0
556 views
Petugas BPJS Ketenagakerjaan saat menyerahkan bingkisan sembako murah pada kegiatan bazar sembako murah di GOR Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Rabu (28/12).

SERANG – Dari empat juta tenaga kerja di Provinsi Banten, baru satu juta tenaga kerja tertangani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Itu karena minimnya tenaga kerja yang mengetahui manfaat BPJS Ketenagakerjaan.

“Yang sudah terkaver di Provinsi Banten, dari seluruh kantor cabang tenaga kerja yang sudah menjadi anggota kami ada 1.010.000  per November 2016. Klaim yang sudah dibayar Rp1,3 triliun,” ujar Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Banten Hidayatullah Putera saat menyampaikan sambutan pada pembukaan kegiatan bazar sembako murah bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Serang di GGR Ciceri, Kota Serang, Rabu (28/12).

Ia mengungkapkan, total keseluruhan potensi tenaga kerja di Provinsi Banten berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) ada 4 juta. Masih banyak pekerja yang tidak dijamin baik ketika terjadi kecelakaan kerja, pensiun, hari tua, maupun kematian. “Penyebabnya kebanyakan pekerja belum tahu tentang BPJS Ketenagakerjaan, terutama pada pekerja nonformal. Untuk tahun ini, kita menargetkan 1,2 juta tenaga kerja yang terkaver BPJS,” katanya.

Kata dia, di Cabang Serang yang meliputi Kabupaten dan Kota Serang terdiri dari 2.763 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 238.882. Ia menjelaskan, pekerja yang sudah mengikuti BPJS Ketenagakerjaan adalah pekerja yang bekerja di perusahaan-perusahaan besar karena sudah mengerti bahwa program ini merupakan program yang diwajibkan oleh pemerintah yang dituangkan dalam undang-undang. “Yang belum itu kebanyakan pekerja yang tidak menerima upah, yang tidak mempunyai majikan, petani, nelayan, sopir angkot, pedagang pasar. Itu yang belum tersentuh dan harus terus disosialisasikan,” katanya.

Hidayat menjelaskan, kegiatan tersebut dalam rangka kerja sama BPJS Ketenagakerjaan Banten dengan pemerintah daerah, dan juga memperingati HUT ke-39 BPJS Ketenagakerjaan. Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan Banten menyediakan 1.500 paket sembako dengan harga per paket Rp75.000, terdiri atas beras lima kilogram, minyak goreng empat liter, dan gula tiga kilogram. “Jika di pasar dihargakan dengan Rp150 ribu, sementara di sini dijual dengan harga murah,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Serang Tubagus Urip Henus mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain dengan senantiasa melakukan koordinasi dengan pemerintah atau SKPD terkait. ”Kegiatan ini memberikan kemudahan masyarakat mendapat sembako murah,” katanya. (Fauzan Dardiri/Radar Banten)