Dari Gerindra Awab Loncat ke PPP

Awab

Sahruji Jadi Tim Pemenangan Iye-Awab

CILEGON – Bakal Calon Wakil Walikota Cilegon yang diusung PAN, Demokrat, dan PPP, Awab pindah haluan. Ketua DPC Gerindra Kota Cilegon itu kini menambatkan politiknya ke PPP setelah dirinya tidak diusung oleh Partai Gerindra.

Meski demikian, Awab mengaku belum menerima pemecatan dirinya dari Partai Gerindra. Saat ini, ia masih menunggu pemecatan dari partai besutan Prabowo Subianto itu.

Saat dikonfirmasi Radar Banten, Awab membenarkan dirinya menyandang status sebagai kader PPP. “Kemarin saya didaulat menjadi kader PPP,” papar Awab seusai menghadiri rapat internal partai pengusung pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Iye-Awab, Selasa (14/7).

Terkait posisinya sebagai Ketua DPC Gerindra Cilegon, Awab mengaku menunggu surat pemecatan dari Gerindra. “Nunggu aja, menunggu aja sih,” jawab Awab.

Dihubungi terpisah, Ketua DPC PPP Kota Cilegon Sihabudin Syibli  mengatakan, didaulatnya Awab sebagai kader PPP seiring dengan keputusan PPP mengusung mantan anggota Polres Cilegon tersebut. “Ia sudah (jadi kader), sudah dua pekan kira-kira,” kata Syibli.

Ia melanjutkan, dengan diangkatnya Awab sebagai kader PPP diharapkan bisa membawa PPP di Kota Cilegon semakin besar. Karena itu  PPP akan berjuang penuh untuk memenangkan Awab yang disandingkan dengan Bakal Calon Walikota  Iye Iman Rohiman. “Pasti all out, kita harus menang,” tuturnya.

Setelah pensiun dari korps kepolisian, Awab menjadi kader Partai Gerindra. Bahkan ia langsung menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Cilegon. Sejak saat itu, ia santer disebut sebagai kandidat kuat dari Partai Gerindra untuk maju di Pilkada Kota Cilegon. Namun di tengah perjalanan,  partai pemilik enam kursi di DPRD Kota Cilegon itu justru menunjuk Sokhidin sebagai bakal calon wakil walikota dan dipasangkan dengan politikus Partai Golkar Ratu Ati Marliati.

Setelah itu, Awab melakukan manuver politik dengan merapat ke partai lain. Akhirnya, ia dapat disandingkan dengan kader PAN Iye Iman Rohiman yang diusung PAN, PPP, dan Demokrat.

KETUA DEWAN PENGARAH

Sementara itu, Tim Pemenangan Iye Iman Rohiman-Awab mendapuk politikus senior Partai Golkar Sahruji sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan Iye-Awab. Hal itu disepakati dalam rapat partai pengusung Iye-Awab pada Selasa (14/7) malam.

Ketua Tim Pemenangan Iye-Awab, Alawi Mahmud, mengatakan,  partai koalisi telah membahas langkah teknis pemenangan. “Pak Sahruji didaulat sebagai Ketua Dewan Pengarah, yang anggota dewan pengarahnya Beliau yang akan menyusun lengkap,” papar Alawi.

Kata Alawi, munculnya nama Sahruji di posisi Ketua Dewan Pengarah telah diketahui dan disetujui oleh yang bersangkutan.  Soal status sebagai politikus Partai Golkar, Alawi enggan mempersoalkan hal tersebut. Ia mengaku tak khawatir status itu akan mempengaruhi kinerja tim. “Kami menyambut baik kedatangan Pak Sahruji, kalau soal Golkar itu menjadi urusan internal partai,” tuturnya.

Sementara itu, hingga kemarin sore, Sahruji masih belum bisa dikonfirmasi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon tak direspons.  Begitu juga dengan Partai Golkar, upaya konfirmasi belum mendapatkan tanggapan. Upaya telepon hingga Rabu (15/7) malam belum direspons oleh Sekretaris DPD Golkar Kota Cilegon Sutisna Abas. (bam/alt)