Dari Puskesmas Hingga Rumah Sakit, Biaya Pengobatan Selalu Gratis

0
1832

Sebagai masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan, Haujah (52) mengaku sudah sangat sering merasakan manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Terlebih, akibat faktor usianya yang sudah lanjut membuat warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon itu kerap jatuh sakit.

Hujah yang selama ini mengandalkan pemasukan dari berjualan nasi uduk kerap harus mendapatkan pelayanan medis.

Namun ia bersyukur mendapatkan pelayanan tersebut secara maksimal dari Puskesmas Pulomerak.

“Kadang badan sakit-sakit, kadang suka sakit kepala, maklum lah yah nong,” ujar Hujah.

Kata Hujah, kendati sebagai peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung pemerintah, staf medis di Puskesmas Pulomerak selama ini selalu bersikap baik.

Sikap baik pun pernah ia alami saat suaminya terpaksa harus menjalani operasi akibat penyakit hernia di salah satu rumah sakit.

“Tahun berapa itu yah nong, lupa, tapi baik semua,” ujarnya.

Kendati mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, menurut Hujah, saat itu untuk operasi suaminya, ia tidak diminta biaya apapun.

Hujah bersyukur dengan adanya program JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS kesehatan, karena jika tidak, ia sangat merasa terbebani.

Menurutnya, pengobatan selalu membutuhkan biaya besar, sedangkan sebagai masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan hal itu bisa sangat membebani.

Hujah juga berharap seluruh fasilitas kesehatan untuk menerima dan melayani dengan baik seluruh masyarakat yang menggunakan BPJS Kesehatan.

Pasalnya, banyak masyarakat yang bernasib sama dengan nya, yang mengandalkan BPJS Kesehatan untuk pengobatan. (*)