Dari RT, Ubah Wajah Kota

0
1.293 views

LRLA Program Unggulan 2021

SERANG – Kampung tematik menjadi program unggulan Pemkot Serang di 2021. Program yang dikemas dalam Lomba Resik Lan Aman (LRLA) ini dipercaya akan mendorong partisipasi masyarakat hingga mampu mengubah wajah Kota Serang.

Diketahui, program LRLA baru dilaksanakan tahun ini. Progam yang digagas oleh Pemkot Serang, Polres Serang Kota, Kodim 0602 Serang, Radar Banten, dan Banten TV sedang memasuki tahap penataan. Tahun ini 406 rukun tetangga (RT) di 67 kelurahan dan enam kecamatan se-Kota Serang dilibatkan.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, program unggulan tertuang dalam hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Serang.

“Kampung tematik ini sekarang berjalan. Melalui lomba (Lomba Resik Lan Aman-red). Saya menginginkan wajah Kota Serang berubah, dimulai dari tingkat RT,” kata Syafrudin usai membuka acara Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Serang Tahun 2021, di Le DianHotel, Rabu (18/3).

Syafrudin menjelaskan, pelaksanaan LRLA 2020 tengah berjalan. Beberapa waktu lalu, launching di Alun-alun Barat, Kota Serang. Semua unsur terlibat, mulai dari camat, lurah hingga RT dalam rangka menyukseskan LRLA. “Saya mengajak semua terlibat menyukseskan kegiatan LRLA. Kalau bisa RT dan RW pun terlibat. Kemarin sudah launching, tinggal pelaksanaannya,” terangnya.

Mantan camat Walantaka itu mengungkapkan, untuk 2021, pihaknya mendorong LRLA dimasukkan dalam program unggulan Pemkot Serang. Soalnya, Pemkot memiliki kewajiban mendorong terciptanya suasana bersih dan aman. Sehingga, pengunjung merasa nyaman saat berkunjung ke Kota Serang.

Insya Allah dilanjutkan, LRLA ini. Tinggal apa saja yang perlu ditingkatkan. Nanti dibahas bersama,” katanya.

Senada diungkapkan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin.

Katanya, LRLA masuk program unggulan dalam rangka mendorong kota Serang lebih rapi, aman, tenteram, dan aman. “Hasil musrenbang juga ini menjadi program unggulan. Makanya, saya berharap semua pihak mampu bekerjasama. Tanpa kebersamaan dari masyarakat omong kosong,” tegasnya.

Dijelaskan Subadri, salah satu latar belakang munculnya gagasan LRLA itu adalah untuk mengurai persoalan sampah. Sebab, persoalan sampah bukan hanya tanggungjawab pemerintah, tetapi seluruh masyarakat Kota Serang. “Masyarakat bersinergi, OPD, Kecamatan dan Lurah. Otomatis, keinginan semua masyarakat kota yang resik, rapi, dan indah terwujud,” katanya.

Terpisah, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Nanang Syaifudin mengungkapkan, program LRLA dibuat secara berkelanjutan. Agar kampung tematik yang bersih dan aman dapat terwujud. “LRLA ini alat mencapai tujuan. Jadi, sekarang baru 6 RT per kelurahan. Karena alokasi anggaran, ke depan bisa bertambah,” katanya.

Selain LRLA, kata Nanang, tahun 2021, ada beberapa program unggulan Pemkot Serang. Di antaranya perbaikan dan pembangunan ruang publik di tiap kecamatan, pembangunan Masjid Agung, pengembangan Serang Smart City, dan pengembangan destinasi wisata. (fdr/nda/ags)