DBD di Banten Lebih Mengkhawatirkan dari Zika

0
2.754 views
Net. ILUSTRASI
Net. ILUSTRASI

SERANG – Penyebaran virus Zika mulai menjadi perhatian sejumlah negara, khususnya negara-negara di Amerika dan Eropa. Di Indonesia, meski tetap perlu diwaspadai, kemunculan kasus Zika belum perlu dikhawatirkan. Terlebih di Banten.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Provinsi Banten Didin Aliyudin menyebut, saat ini, dibandingkan penyakit yang sama-sama datang dari nyamuk Aedes Aegypty ini, masyarakat Banten justru harus lebih mewaspadai Demam Berdarah Dengue (DBD). “Bukan. Bukannya tidak perlu waspada, tapi kasus DBD lebih mengkhawatirkan. Di Banten sepertinya belum ada laporan kasus Zika, tapi DBD banyak,” katanya Senin (1/2/2016).

Sepanjang 2016, tercatat ada 355 kasus penyakit DBD di Banten dengan total korban meninggal dunia 10 orang. “10 penderita yang tidak tertolong itu, empat dari Kabupaten Tangerang dengan 138 kasus DBD, dua dari Kota Tangerang Selatan dengan 46 kasus, tiga dari Kabupaten Serang (28 kasus) dan satu orang dari Kota Serang 44 kasus.

Di daerah lain seperti Kota Tangerang, tercatat ada lima kasus penyakit DBD, Kabupaten Pandeglang 34 kasus, Kabupaten Lebak 35 kasus dan Kota Cilegon 25 kasus. “Dari empat wilayah lainnya belum ada laporan korban meninggal. Semoga saja tidak ada lagi,” ucap Didin. (Viane)