Debat Kandidat Perdana Pilgub Banten Tentang Kesejahteraan

0
2.194 views
Pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy dan Rano Karno-Embay Mulya Syarief

SERANG – ‎Akhir Desember ini, dua pasangan calon dalam Pilgub Banten 2017 dipertemukan dalam panggung debat kandidat. Komunikasi politik (public speaking) cagub cawagub Banten pun akan diuji oleh para pakar dan disaksikan langsung oleh masyarakat Banten.

K‎etua Pokja Pencalonan dan Kampanye KPU Banten Syaeful Bahri ‎mengatakan, debat perdana akan digelar 27 Desember 2016, kedua pasangan calon yang menjadi peserta Pilgub Banten 2017 akan diundang bersama tim suksesnya masing-masing. Tim pakar yang sudah dibentuk KPU saat ini sedang menyusun sejumlah pertanyaan yang akan disampaikan moderator kepada para kandidat. “Terakhir, kedua pasangan calon bertemu saat deklarasi pilkada damai 28 Oktober lalu, mereka akan kembali bertemu saat debat perdana akhir Desember ini,” kata Syaeful kepada Radar Banten, kemarin.

Dikatakan Syaeful, KPU Banten telah menyiapkan tiga topik yang akan diperdebatkan oleh pasangan nomor urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy dan pasangan nomor urut 2 Rano Karno-Embay Mulya Syarief. Debat perdana akan membahas terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat Banten dan pelayanan publik. Kemudian debat kedua yang digelar 25 Januari 2017 membahas tentang upaya memajukan dan menyelesaikan persoalan Banten.

Sedangkan debat terakhir yang akan digelar 9 Februari 2017 akan fokus pada persoalan sinergitas pembangunan provinsi dan kabupaten kota. “Saat ini kami sedang mengkaji nama-nama yang akan dipilih menjadi moderator debat. Sebab tim pakar mengusulkan tujuh nama kepada KPU,” ungkapnya.

Dari tujuh nama moderator yang diusulkan tim pakar, lanjut Syaeful, tiga nama di antaranya sudah sangat populer, yaitu Komarudin Hidayat (Rektor UIN Jakarta), Siti Zuhro (Guru Besar FISIP UI), dan Najwa Shihab (presenter TV nasional). “Pekan depan, moderator debat kandidatnya akan segera kami umumkan. Karena debatnya dilakukan tiga kali, kami akan pilih tiga moderator,” ungkap Syaeful.

“Pekan ini mudah-mudahan sudah ada pemenang lelang kegiatan debat kandidat. Sehingga, sudah diketahui debat kandidat Pilgub Banten akan disiarkan di televisi nasional mana saja,” sambung Syaeful.

Terpisah, pengamat politik Untirta Leo Agustino menilai, ketiga tema debat kandidat yang telah disiapkan KPU Banten merupakan tema besar semua. Bahkan jika merujuk pada tema debat yang kedua tentang permasalahan Banten dan solusinya, di sana para kandidat harus bisa membahas banyak hal, seperti partisipasi, demokrasi, dan lainnya.

“Debat kandidat ini akan menjadi ujian, bagaimana kemampuan publik speaking cagub cawagub dalam menjawab hal yang dibahas. Ini tentu akan menarik perhatian masyarakat Banten sebagai pemilik suara,” katanya.

Leo melanjutkan, untuk topik debat terkait komitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga tidak kalah menarik, sebab hal ini menjadi tema krusial dalam banyak daerah, apalagi Banten yang dilihat dari aspek demografi sangat beragam sehingga layak diangkat menjadi bahan debat kandidat. Demikian pula dengan tema terakhir mengenai hubungan provinsi dan kabupaten kota, dimana selama ini masih kurang kompak dan menjadi tantangan ‎bagi gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Meski begitu, Leo berharap, moderator debat bisa menambah pokok bahasan lain saat debat berlangsung. Misalnya, terkait peran kepala daerah sebagai wakil pemerintah pusat di daerah. Ini luput diperhatikan, sebab sejak diberlakukan UU Pemerintahan Daerah yang baru, gubernur menjadi kepanjangantanganan pemerintah. “Tentu, kita berharap moderator bisa mempertajam pembahasan tema yang telah ditentukan KPU, sehingga masyarakat bisa mengetahui konsep dan gagasan para kandidat,” jelasnya.

Ketua KPU Banten Agus Supriyatna membenarkan bila jadwal debat kandidat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 Provinsi Banten, sudah rampung dan akan diadakan sebanyak tiga kali dalam masa kampanye. “KPU Banten sudah membentuk tim pakar, menyusun tema dan jadwal pelaksanaan debatnya,” katanya. (Deni S/Radar Banten)