Perserang menjamu Aceh United di Stadion Maulana Yusuf (MY).
SERANG – Pemain anyar Perserang, Jusmadi, sukses mencetak gol pada laga debutnya di menit ke-62 saat melawan Aceh United di Stadion Maulana Yusuf (MY), Ciceri, Kota Serang, Minggu (29/7).
Pada laga perdana tersebut, eks pemain Persib Bandung dan Persela Lamongan itu juga diamanahi ban kapten oleh tim pelatih. Dengan tambahan tiga poin ini klub berjuluk Laskar Singandaru mengoleksi nilai 17. Sementara Aceh United masih tetap dengan nilai 13.
Pelatih Kepala Perserang Bambang Nurdiansyah mengapresiasi atas kerja keras timnya yang membuahkan kemenangan di kandang. “Pertama, saya syukuri hasilnya kita dapat tiga poin di kandang,” kata Banur sapaan akrabnya saat konferensi pers usai laga.
Pantauan di lapangan, selain Jusmadi, Banur pun menurunkan pemain baru lainnya, yakni Alan Artur Aronggear di posisi penyerang. Ia pun mengaku puas atas performa dua pemain anyarnya tersebut. “Saya tidak terlalu banyak berharap pada pemain baru karena mereka baru dua kali ikut latihan bersama Perserang. Tapi karena kebutuhan, saya butuh pemain senior di tengah di depan untuk menahan bola,” katanya.
Seandainya di laga perdana mereka bermain jelek, Banur mengaku tidak akan kecewa karena memang secara fisik mereka belum siap. “Tapi, paling tidak khususnya Jusmadi secara fisik dia belum pulih, tapi saya perlu pengalaman dia. Tadi tidak jelek, tapi dia bisa mengatur rekan-rekannya di lapangan. Saya harap di laga berikutnya mereka bisa tampil lebih baik lagi,” harap eks pemain dan timnas Indonesia ini.
Banur mengakui untuk adapatasi dua pemainnya tersebut masih menyesuaikan bersama tim barunya.
“Pasti adaptasi belum. Jusmadi juga belum. Bukan pemain yang harus menyesuaikan, tapi jam terbang. Tadi saya lihat main tidak jelek secara fisik iya, tapi bisa membawa teman-temannya. Saya harap ke depan mereka bisa tampil lebih baik lagi,” harapnya.
Jusmadi mengatakan, gol perdananya tersebut ia persembahkan untuk suporter Perserang Bala Singandaru dan masyarakat Serang. “Alhamdulillah, saya cetak gol ini buat tim dan suporter Perserang,” akunya.
Sementara itu, Pelatih Kepala Aceh United Simon Pablo Elissetche mengaku kecewa atas hasil minor tersebut. Secara permainan timnya berhasil dominasi, tetapi gagal memetik poin. “Kami kecewa dengan hasil bukan dengan permainan karena kami datang kesini untuk bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Strategi itu berhasil. Tapi, kami kecolongan lewat bola mati. Pertandingan berikutnya giliran kami menjamu Perserang. Kami ingin menang. Kami akan berubah karena Perserang tim bagus,” tutur Simon. (brp/ibm/dwi)