Dede dan Awab Berpeluang Raih Tiket PAN

0
668 views

CILEGON – Dede Rohana Putra dan Awab paling berpeluang mendapatkan rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pilkada Cilegon. Kedua bakal calon walikota itu menduduki rangking satu.

Ketua Tim Penjaringan PAN Kota Cilegon Syaefullah Asas menjelaskan, berdasarkan rangkaian penjaringan yang dilakukan beberapa waktu lalu, untuk bakal calon walikota Cilegon rangking satu adalah anggota DPRD Banten Dede Rohana Putra.

Kemudian secara berturut-turut yaitu mantan Kasat Intel Polres Cilegon Awab, Ketua DPC PDIP Cilegon Reno Yanuar, Wakil Ketua DPD Golkar Cilegon Ratu Ati Marliati, Ketua DPW Berkarya Banten Helldy Agustian, dan Ketua Kadin Paradigma Baru Kota Cilegon Faturohman.

Sedangkan untuk bakal calon wakil walikota Cilegon rangking pertama adalah Ketua DPD PAN Cilegon Alawi Mahmud. Kemudian secara berturut-turut yaitu mantan anggota DPRD Cilegon Iye Iman Rohiman, Ketua Fraksi PAN DPRD Cilegon Edison Sitorus, Ketua Persaudaraan Alumni 212 Kota Cilegon Malim Hander Jhoni, dan pengusaha muda Ahmad Suhandi. “Nama-nama itu sudah kita serahkan ke DPW PAN Banten kemarin (Selasa, 17/12),” ujar Asas kepada Radar Banten, Rabu (18/12).

Dengan direkomendasikan ke DPW, lanjut Asas, selanjutnyua tingkat lobi akan dilakukan di DPW. Asas mempersilakan kepada seluruh bakal calon untuk melakukan lobi politik ke DPW PAN Banten. Asas mengaku tidak tahu sampai kapan proses tersebut berlangsung di DPW PAN Provinsi Banten. Menurutnya, hal tersebut menjadi kewenangan sepenuhnya pengurus DPW dan juga desk Pilkada DPW PAN  Banten.

Mengingat tahap lobi kini berada di DPW, Dede Rohana Putra pun dinilai memiliki potensi sangat besar. Hal itu karena dia menjabat sebagai Bendahara Umum DPW PAN Provinsi Banten. “Kemudian, ia pun masuk ke jajaran desk pilkada,” ujarnya.

Kendati seperti itu, Dede mengaku tidak akan mengabaikan proses yang berlangsung di DPW. Ia mengaku akan terus meningkatkan komunikasi dengan jajaran di DPW juga di DPP PAN. “Yah memang saya diuntungkan dengan posisi saya di DPW,” kata Dede saat dihubungi, kemarin.

Menurut Dede, selain membangun komunikasi dengan jajaran di DPW dan DPP PAN, ia pun mengaku akan semakin intens membangun komunikasi dengan partai-partai lain. Hal itu karena PAN tidak bisa mengusung pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Cilegon. “Kalau pun saya akhirnya didukung PAN, kan harus ada mitra koalisi karena PAN belum bisa maju sendiri. Makanya komunikasi dengan parpol lain pun akan dilakukan,” tutur Dede.

Dede mengaku berterima kasih kepada jajaran PAN Kota Cilegon yang telah memberikan kepercayaan tersebut kepadanya. Menurutnya, kepercayaan itu tidak akan disia-siakan.

Diketahui, PAN memiliki empat kursi di DPRD Kota Cilegon. Bila hendak mengusung calon walikota, PAN harus berkoalisi dengan parpol atau gabungan parpol yang memiliki setidaknya empat kursi lagi. (bam-ibm/ags)