RIO DE JANEIRO- Timnas Spanyol harus melupakan ambisinya mempertahankan gelar juara Piala Dunia. Alih-alih melaju ke podium juara, Tim Matador, julukan Spanyol malah harus tersingkir di fase grup.

Itu terjadi setelah Spanyol dipaksa mengakui ketangguhan Chile dengan skor 0-2 pada laga kedua Grup B di Stadion Maracana, Kamis (19/6) dini hari WIB. Sebelumnya, Spanyol juga dibekap Belanda dengan sko 1-5 pada laga perdana.

Pelatih Spanyol, Vicente Del Bosque pun bersikap jantan. Pelatih berusia 63 tahun itu tak mau cari-cari alasan atas kekalahan yang diterima anak asuhnya. Bagi Del Bosque, Chili memang tampil lebih bagus.

“Kami tak punya alasan. Kami terlalu lambat sejak awal pertandingan. Ini adalah hari yang menyedihkan untuk semua pemain. Kini kami harus memikirkan masa depan,” terang Del Bosque di laman Sky Sport.

Mantan nahkoda Real Madrid itu menambahkan, Spanyol memang bermain buruk pada dua laga awal Piala Dunia 2014. Karena itu, Spanyol dianggap layak tersingkir.

“Kami bermain dua laga dan tidak bisa lebih baik dibanding Belanda dan Chili. Jadi, kami akhirnya tersingkir. Kami menyangka memiliki peluang dan pemain bagus. Namun, kenyataannya berbeda,” tegas Del Bosque. (jos/jpnn)