Delapan Jabatan Eselon II Pemkot Tangerang Kosong

TANGERANG – Sebanyak delapan jabatan eselon II Pemkot Tangerang bakal kosong. Ini menjadi kesempatan pejabat eselon III mendapat promosi jabatan. Kedelapan jabatan yang kosong itu, enam di antaranya akan ditinggalkan lantaran memasuki masa pensiun. Masing-masing antara lain, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Dafyar Eliyadi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Emed Mashuri.

Selain itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Gazali Barmawi, Staf Ahli Dikdik Suherdina, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nana Trisyana. Kemudian, dua pejabat lainnya mengajukan pindah ke Pemprov Banten. Yakni, Asda I Muhtarom dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tabrani.

Kabar beredar, Muhtarom akan menempati jabatan sebagai Kepala Bappeda Banten menggantikan Hudaya Latuconsina yang memasuki masa pensiun. Sementara, kabar lainnya terkait Tabrani akan menempati posisi sebagai Kepala Dinas Koperasi.

Dalam satu kesempatan, ketika ditanya soal kepindahan ini, Muhtarom tak banyak menjawab. ”Kata siapa?,” katanya.

Sementara, Tabrani mengakui soal kepindahan ini. ”Insya Allah. Lagi menunggu prosesnya. Yang pasti, saya tetap fokus dengan tugas saat ini,” katanya.

Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri mengakui akan adanya jabatan eselon II yang kosong lantaran pejabatnya memasuki masa pensiun tahun ini. Jumlahnya enam orang. ”Ya, ada dua lainnya, yang pindah ke provinsi (Pemprov Banten-red). Prosesnya lancar. Tinggal menunggu pindahnya,” kata Dadi.

Dadi mengakui dua pejabat eselon II yang pindah itu adalah Muhtarom dan Tabrani. Kata Dadi, Pemkot Tangerang harus mempersiapkan pengisian ketika jabatan itu kosong. Ini agar pelayanan untuk masyarakat tetap berjalan.

Diketahui, sejak 23 Juni lalu, Arief R Wismansyah dan Sachrudin kembali aktif menjalankan roda pemerintahan Kota Tangerang sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang setelah cuti lantaran tampil dalam kontestasi Pilkada Kota Tangerang 2018. Masa periode Arief dan Sachrudin berakhir pada 24 Desember. Keduanya kembali dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota periode 2018-2023 pada Maret 2019. (Gugun/RBG)