Demam Skincare, Korea Selatan Jadi Acuan

Dewasa ini standar kecantikan semakin meningkat. Jika dulu fenomena filler hidung dan dagu menjadi incaran, kini memiliki kulit yang indah merupakan tren baru yang sedang digemari masyarakat. Bukan hanya di kalangan perempuan, tetapi juga laki-laki.

Berdasar fungsinya, kulit bertugas sebagai penghambat benda asing, kotoran masuk ke dalam pori-pori, dan berpotensi menyebabkan masalah kulit. Beberapa musuh utama kulit antara lain polusi, gaya hidup, dan juga penggunaan kosmetik sehari-hari.

Dilansir dari CCN, ahli kecantikan Astrid Fabiola Tilaar mengungkapkan, secara umum kosmetik bisa menyebabkan beragam masalah kulit. “Kosmetik akan menutup pori-pori sehingga kulit tak bisa bernapas, apalagi orang yang kulitnya berminyak. Selain itu penggunaan kosmetik juga akan membuat proses aging jadi semakin cepat. Paling populer, kosmetik juga akan membuat kulit jadi berjerawat. Oleh karena itu, saat pakai kosmetik, kulit juga harus dirawat dengan tepat,” katanya.

Dalam perkembangaan dunia kecantikan sekarang, nyatanya sudah semakin banyak orang yang sadar untuk merawat kulit. “Sebenarnya sekarang sudah ada perubahan tren di dunia kecantikan. Orang Indonesia sudah semakin sadar merawat kulit, bukan sekadar memakai kosmetik yang sifatnya dekoratif tapi juga bagaimana mereka bisa punya kulit yang sehat dan terawat,” kata Patricia Husada, General Marketing Manager PT Martina Berto.

Senada dengan Patricia, Astrid mengungkapkan, tren ini tak cuma terjadi pada kaum hawa. “Pria juga sudah mulai sadar merawat kulit dengan berbagai alasan. Walau persentasenya belum sebanyak perempuan,” kata Astrid.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada peningkatan sekira 20-30 persen pria melakukan perawatan kulit. Tidak terlalu signifikan tapi sudah bergerak naik ketimbang dulu.

Terjadinya perubahan pola pikir dari sekadar mikap dekoratif menjadi perawatan demi kulit sempurna dan cantik, tak terlepas dari peran serta drama Korea Selatan. Belakangan ini, arus dan budaya Korea Selatan sedang naik daun. Keindahan kulit masyarakat Negeri Ginseng ini menjadikan Korea Selatan sebagai kiblat skincare dunia.

Kecantikan khas dengan kulit lembut dan mikap natural. Tak heran, produk kecantikan asal Negeri Ginseng itu begitu booming di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Tren ini semakin berkembang. Setiap ada yang melancong ke Korea, ada saja titipan mikap atau produk perawatan kecantikan.

Akhirnya, banyak produsen kosmetik yang mulai berbagai inovasi di dunia kosmetik demi mendapatkan kosmetik yang sekaligus bisa merawat kulit, yang dikenal sebagai skincare make-up.

Skincare make-up ini sendiri sebenarnya sudah ada sejak 10 tahun lalu. Inovasi ini menggabungkan antara kosmetik dekoratif dengan berbagai bahan aktif yang ampuh merawat kulit wajah.

Kemunculan BB Cream yang dipakai selebriti Korea menjadi salah satu tolok ukur dan gong kemunculan tren skincare make-up. BB Cream sendiri sebenarnya merupakan gabungan antara kosmetik yaitu foundation (dasar kosmetik) dengan pelembap (skincare). BB Cream merupakan cikal bakal popularitas skincare make-up sampai saat ini. Popularitas BB Cream ini akhirnya memunculkan beragai perkembangan lain dan melahirkan ‘keturunan’ lainnya seperti CC Cream dan DD Cream. Skincare make-up dan produk perawatan kulit lainnya akan saling bersinergi. (dyah-najla-zetizen/zee/ags)