Demo Warga Terhadap PT MCCI Tak Buahkan Hasil

CILEGON – PT Mitsubishi Chemical Indonesia (MCCI) di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon didemo oleh puluhan massa. Selain sejumlah element masyarakat, camat dan lurah Grogol pun tampak hadir pada saat aksi berlangsung, Rabu (21/2).

Warga peserta aksi demo yang mengaku tergabung di Forum Masyarakat Gerem Berdaulat (FMGB) ini namun harus menelan kecewa lantaran aksi yang berujung mediasi dengan pihak perusahaan tersebut belum menemukan kesepakatan.

Ketua LSM Kopling (Komunitas Pecinta Lingkungan) Kota Cilegon, Dedi mengatakan aksi dilakukan dengan tuntutan PT MCII transparans terkait kebutuhan lapangan kerja seminimnya kerja shutdown untuk masyarakat sekitar. Kemudian permintaan adanya sosialisasi bahaya industri kimia.

“PT MCCI belum memberikan kepastian dari apa yang kita tuntut. Indikasinya tenagaa kerja luar lebih banyak untuk shutdown ini dari pada masyarakat Gerem. Kami cukup kecewa. Tapi kami menghargai apa yang diucapkan oleh camat Grogol dan lurah Gerem, beliau-beliau yang menggaransi bahwa ini akan ditindaklanjuti,” katanya.

Sementara itu, Camat Grogol Hudri Hasun mengaku mendukung apa yang menjadi tuntutan warga kepada PT MCCI. “Kami bergabung, karena ini resmi dari perizinannya. Tentunya saya sebagai Camat juga harus bisa mengawal masalah ini. Hari ini belum bisa ada kesepakatan, tapi insya Allah besok kita bisa selesaikan,” ujarnya.

Hudri menjelaskan tuntutan warga tentang rekrutmen tenaga kerja. “Yang tahun lalu 400 sampai 500 orang. Tapi sekarang yang di shutdown cuma dua pabrik sedangkan tahun lalu bisa tiga-empat dan otomatis bisa banyak. Kalau sekarang angkanya separuhnya ya wajar,” ucapnya.

Ditemui oleh sejumlah wartawan, pihak PT MCCI enggan angkat bicara mengenai adanya aksi dari warga sekitar tersebut. (Riko Budi Santoso/rikosabita@gmail.com)