Dengan Aksi Teatrikal, Seniman Tolak Pembongkaran Gorong-gorong Bersejarah di Pasar Lama

0
570 views

SERANG – Segelintir seniman Banten lakukan aksi teatrikal untuk memprotes pembongkaran gorong-gorong bersejarah yang saat ini sedang dilakukan pembongkaran demi upaya perbaikan drainase di Pasar Lama Kota Serang. Selain teatrikal, seniman lain pun membuat karya lukis dalam aksi tersebut.

Tetrikal yang dilakukan oleh Edi Boneski yang berjudul ‘Tubuh Mulyakan Tanah ini tidak berlangsung lama, namun cukup menyedot sorotan masyarakat yang masih penasaran dengan ditemukannya gorong-gorong tersebut.
img_20161205_135714_hdr

“Seharausnya semua orang sebagai manusia harus menggunakan nalarnya, mengahdapi persoalan pembangunan konstruksi setiap hari. Pembangunan demi pembangunan dan penataan ruang yang tidak menggunakan nalar adab tuduh adab tubuh bahkan keshalehan sosial. Seperti kita ingin membangun sesuatu berkenaan dengan artefak dan manuskrip harus di dialog kan dengan makhluk-makhluk seksi pemghuni artefak dan manuskrip itu sendiri karena mereka sudah ada sejak zaman kelampauan, “katanya saat diwawancarai seusai teatrikal. Senin (5/12).
img_20161205_135257_hdr

Menurutnya, pengelola cagar budaya sudah seharusnya mengawal ini semua. Karena peristiwa hari ini adalah kode penanda zaman tahun depan. “Bagaimana nanti anak-anak saya, anak-anak kita semua melihat simbol sejarah yang ada saat ini, “ujarnya.

“Kalau teman-teman bisa melihat ini merupakan drainase paling tangguh menuju sungai Cibanten. Dalam hal ini saya tidak menyalahkan orang dinas atau siapa pun, hanya kita butuhkan kearifan masing-masing pihak,” harapnya. (Wirda)