Dermaga Termewah Indonesia Ada di Merak

Kendaraan mengantre untuk masuk ke kapal yang bersandar di Dermaga VI atau Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak, Rabu (19/12). Dermaga termewah di Indonesia itu mulai beroperasi, kemarin.

CILEGON – Dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, selesai dibangun. Dermaga tersebut dilengkapi dengan mal, bioskop, hingga hotel. Dengan fasilitas seperti itu, dermaga ini menjadi dermaga termewah di Indonesia. Fasilitas premium tersebut terletak di antara Dermaga VI Pelabuhan Merak dan Terminal Terpadu Merak (TTM).

Marketing Communication Asst Manager PT Indonesia Ferry Property (IFPRO) Juanito Alfa Nanlohy menjelaskan, secara fisik, bangunan dermaga telah selesai. Namun, untuk sejumlah fasilitas di dalam bangunan setinggi empat lantai itu masih dalam proses persiapan.

Kendati seperti itu, untuk operasional penyeberangan sudah bisa dilakukan karena sistem tiketing sudah siap.  PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak sudah memulai operasional dermaga, Rabu (19/12). ” Tinggal menunggu pintu flow penumpang yang menuju ke gedung terminal, hari ini (kemarin-red) penumpang dari TTM sudah langsung ke dermaga eksekutif,” ujar Juanito kepada Radar Banten melalui sambungan telepon, Rabu (19/12).

Menurutnya, dermaga eksekutif di Pelabuhan Merak didesain bukan hanya untuk penumpang yang akan menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung atau sebaliknya, melainkan untuk masyarakat secara umum.

Oleh karena itu, di bangunan dermaga eksekutif terdapat tenant-tenant baik usaha mikro kecil menengah (UMKM), restoran cepat saji, restoran franchise, fashion, bioskop, hotel berbintang dua, dan fasilitas mal umumnya. Bahkan, khusus hingga 5 Januari 2019 mendatang, sebagai pengelola, PT IFPRO menyuguhkan live music dari pukul 16.00 hingga 20.00.

Untuk bioskop dan hotel, Juan memperkirakan mulai beroperasi pada akhir 2019, sedangkan untuk mal serta fasilitas penunjang lainnya sudah mulai beroperasi di akhir tahun ini.

Total area dermaga eksekutif menurut Juan seluas 29 ribu meter persegi. “Rencananya kita akan melakukan grand launching mungkin Februari (2019),” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Fahmi Alweni menjelaskan, pelabuhan penyeberangan yang memiliki fasilitas dermaga eksekutif baru di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni. Dua pelabuhan itu memiliki dermaga eksekutif yang sama besar dan mewahnya.

Menurut Fahmi, saat ini pihaknya menyiagakan empat kapal motor penumpang (KMP) khusus untuk beroperasi di dermaga tersebut. “Dua kapal beroperasi, dua kapal lego jangkar. Tujuannya, ketika satu kapal terjadi gangguan teknis yang memengaruhi pelayanan, kapal yang engker cepat bergerak masuk,” ujar Fahmi.

Kata Fahmi, terkait harga, dengan berbagai fasilitas dan kelebihan, harga lebih mahal dibandingkan dermaga lain di Pelabuhan Merak. “Pasti beda dan lebih mahal,” ujarnya.

Selain fasilitas lengkap di bagian dermaga, waktu penyeberangan yang ditempuh dari Merak ke Bakauheni melalui dermaga ini jauh lebih cepat. “Perkiraan hanya satu jam, pokoknya lebih nyaman,” ujar Fahmi. (Bayu M/RBG)