Pemudik roda dua mengantre untuk memasuki kapal di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Minggu (10/6/2018) dini hari.

CILEGON – PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak bakal mengkhususkan Dermaga VII untuk pemudik yang menggunakan sepeda motor. Diharapkan, pengaturan penyeberangan kendaraan pada puncak arus mudik nanti bisa lebih tertib.

Manger (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Solikin saat rapat persiapan mudik Lebaran bersama Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri menjelaskan, kebijakan itu akan mulai diberlakukan saat memasuki masa puncak arus mudik. “Kita sepakat Dermaga VII khusus sepeda motor,” ujar Solikin kepada wartawan, Jumat (10/5).

Dijelaskan Solikin, tahun sebelumnya, pemudik menggunakan sepeda motor dipusatkan di Dermaga VI. Saat itu, proyek terminal eksekutif di dermaga tersebut masih belum rampung. “Di Dermaga VI maksimum tujuh ribu kendaraan, di Dermaga VII maksimum daya tampung parkir mencapai 13 ribu,” tutur Solikin.

Agar para pemudik merasa nyaman, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak menyiapkan sejumlah fasilitas, seperti tenda, kipas angin, dan toilet. Guna menyikapi lonjakan penumpang, lanjut Solikin, ASDP menyiapkan 24 loket penumpang, 25 loket untuk sepeda motor, dan tujuh gate untuk kendaraan roda empat dengan sistem tiket nontunai.

“Kapal 69 unit, 63 sudah siap, enam sedang docking. Empat unit  di dermaga eksekutif, sailing time satu jam, 65 unit di dermaga I, II, III, V, dan VII, dengan lama sailing time dua jam,” papar Solikin.  (Bayu M)