Desa Kadugenep Jadi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Muallif menyerahkan kenang-kenangan kepada Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa pada peresemian Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Kamis (16/11).

SERANG – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang meresmikan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, di Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Kamis (16/11).
Desa Sadar Jaminan Sosial ini untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat luas agar para pekerja, baik formal maupun informal, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Acara peresmian dihadiri Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Muallif, Kepala Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Didin Haryono, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Serang Abdullah, Camat Petir, Kapolsek Petir dan warga Desa Kadugenep.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang Muallif mengatakan Desa Sadar Jaminan Sosial ini pertama kali di Kabupaten Serang. Pihaknya memberikan pendampingan dan fasilitas yang ada di Desa Kadugenep.

“Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan ini sebagai pionir agar masyarakat sadar akan pentingnya jaminan sosial,” jelas Muallif pada acara seremonial di Lapangan Desa Kadugenep, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Kamis (16/11).

Supaya informasi BPJS Ketenagakerjaan sampai hingga warga desa, pihaknya merekrut agen-agen yang disebar ke pelosok desa. Manfaat ikut program BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan bila terjadi kecelakaan kerja.

“(Bila kecelakaan kerja) bawa kartu BPJS Ketenagakerjaan ke rumah sakit. Kalau di rumah sakit daerah atau swasta mesti kelas satu atau setara,” paparnya.

Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaaan ini, lanjut Muallif, membangun fasilitas desa seperti gapura, nama-nama kantor, dan lainnya.

Ia berharap seluruh pekerja yang ada di desa, BumDes, dan lainnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Karena kalau terdaftar, bila terjadi kecelakaan atau meninggal dunia, kami akan berikan santunan,” tuturnya.

Kepala Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Banten Didin Haryono mengatakan, kegiatan semacam inovasi Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan bagian dari strategi pemasaran, agar calon peserta dan peserta BPJS Ketenagakerajan menyadari akan pentingnya proteksi perlindungan diri

“Mereka tidak sadar bahwa negara memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sebagai petani, guru ngaji, pedagang biasa, marbot masjid, negara adakan perlindungan buat mereka,” paparnya.

Setelah ada kolaborasi dan kerja sama, diharapkannya, calon peserta betul-betul dengan kesadaran sendiri mendaftar secara berduyun duyun.

Tak cuma itu, kata Didin, Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Kadugenep ini menjadi virus kebaikan untuk menularkan pada desa yang lain.

“Kecamatan-kecamatan di Provinsi Banten sadar akan pentingnya jaminan sosial. Di BPJS Ketenagakerjaan, seluruhnya terproteksi jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, dan jaminan kematian, dengan cara menjadi peserta,” ungkapnya.

Desa Kadugenep, Kecamatan Petir ini terdapat 986 tenaga kerja yang telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Oleh sebabnya, tambah dia, desa tersebut dijadikan pertimbangan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial.

Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengapresiasi program perlindungan jaminan sosial. Ia bahkan mendukung program ini karena telah menjadi bagian dari perlindungan negara. “Negara memberikan sosial bagi warganya khususnya para pekeja program BPJS ini,” ucapnya.

Ke depan, Pandji menginginkan seluruh desa di Kabupaten Serang terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Kalau misalkan terjadi kecelakaan, mendapat biaya tidak terbatas, sampai sehat kembali,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Kabupaten Serang Abdullah mengatakan, dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bagus. Karena masa depan masyarakat desa bisa terjamin, bila sewaktu-waktu terjadi kecelakaan.
“Kalau kecelakaan bisa dirawat sampai sembuh. Kalau meninggal dunia, dia dapat santunan,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Serang menyerahkan santunan jaminan kematian masing-masing Rp 24.000.000 kepada ahli waris dua peserta BPJS Ketenagakerjaan. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com)