Desa Sukasenang di Lebak Jadi Desa Vokasi

Kesenian tradisional saat launching desa vokasi di Desa Sukasenang, Kecamatan Cijaku, beberapa waktu lalu.

RANGKASBITUNG – Desa Sukasenang, Kecamatan Cijaku, ditetapkan menjadi desa vokasi. Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI ini bertujuan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dan lingkungan yang dilandasi nilai-nilai budaya dan pemanfaatan lokal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak Wawan Ruswandi menjelaskan, desa vokasi bertujuan meningkatkan peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat. Desa Sukasenang diubah menjadi kawasan yang mampu mengembangkan berbagai layanan pendidikan keterampilan dan kelompok-kelompok usaha untuk menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menciptakan produk, jasa, atau karya lain yang bernilai ekonomi tinggi.

Layanan pendidikan keterampilan untuk masyarakat ada di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wiyatabakti. Nantinya, peserta desa vokasi diharapkan mandiri dan mampu mengaplikasikan skills-nya untuk menggali dan mengembangkan potensi desa yang unggul dan sesuai kearifan lokal.

“Program ini melatih peserta sehingga mampu berwirausaha sesuai kriteria yang ditetapkan,” kata Wawan, kemarin (28/7). “Lewat desa vokasi, diharapkan lahir SDM yang andal di bidang barang, jasa, atau karya lain yang bernilai ekonomi tinggi. Kami berikan pelatihan dan keterampilan sesuai karakteristik dan potensi alam agar masyarakat bisa mengembangkan usaha desa melalui home industry dan usaha peningkatan pendapatan keluarga,” jelasnya.

Wawan mengapresiasi panitia pelaksana desa vokasi karena telah membantu pemerintah daerah mewujudkan masyarakat mandiri. Dia berharap, peserta PKBM Wiyatabakti bisa menciptakan terobosan baru dengan memanfaatkan potensi unggulan di Desa Sukasenang.

“Mudah-mudahan keterampilan yang diajarkan bisa dikembangkan dan menjadi satu penghasilan tambahan dan menopang kehidupan sehari-hari peserta,” ujarnya.

Ketua PKBM Wiyatabakti Habibullah menambahkan, lembaga pendidikan masyarakat yang dia kelola juga akan membina peserta agar dapat merintis unit-unit usaha melalui kelompok belajar usaha dan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K).

“Rangkaian kegiatan desa vokasi ini harus bisa diintegrasikan dengan berbagai program kegiatan lainnya sehingga tujuan dari program ini bisa tercapai,” terangnya. (Nurabidin Ubaidilah/Radar Banten)