Desanya Tak Diikutkan Pilkades Serentak, Ratusan Warga Sukatani Datangi Pemkab Serang

0
83
warga Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, saat mendatangi kantor Pemkab Serang.

SERANG – Sekira 200 orang warga Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, mendatangi kantor Pemkab Serang, di Kota Serang, Senin (2/10. Mereka datang agar bisa menjadi peserta atau pemilih pada pemilihan kepala desa (pilkades) pada November 2017.

Amirin, tokoh pemuda Desa Sukatani, mengatakan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pernah ikut audiensi dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah terkait pilkades serentak. Sayang keputusan Pemkab mengecewakan masyarakat Desa Sukatani. Desa yang bersebelahan dengan kawasan industri ini tidak diikutserakan pada pilkades serentak.

“Kami berbicara, sudah menunggu lama, kurang apalagi masyarakat Desa Sukatani. Saya sendiri benar tidak tahu sebagai tokoh pemuda, kenapa tiba-tiba tidak diperjelas dari awal. Setelah mendesak pada panitia pilkades, tiba-tiba dibatalkan,” paparnya di depan kantor Pemkab Serang.

Saat ini, Desa Sukatani dipimpin oleh Bagja, pejabat kepala desa sementara yang sudah satu setengah tahun menjabat menggantikan Kepala Desa Sukatani Adrai yang diberhentikan akibat kasus narkoba.

“Pemerintahan sudah berjalan, kami tahunya pada saat itu, Pak Bagja di sini (Sukatani) enam bulan Pjs itu. Ini sudah setahun setengah berjalan,” terangnya.

Amirin menjelaskan, warga Desa Sukatani mengakui desa cukup kondusif dengan adanya Pjs kepala desa. Namun demikian, warga ingin punya kades definitif yang dipilih pada pilkades serentak 2017.
“Hari ini kalau tidak disetujui pilkades, kami akan membawa forum, 13 desa dalam satu kecamatan. Akan kami undang semua,” paparnya.

Ia berharap Desa Sukatani bisa diikutsertakan pada pilkades 2017. “Bukan kami tidak percaya pada Pak Bagja. Ini keinginan masyarakat Desa Sukatani,” pungkasnya. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).