Destinasi Wisata di Lebak Mulai Dibuka untuk Wisatawan

0
1.255 views

LEBAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mempersilahkan pengelola tempat wisata untuk menerima kunjungan wisatawan lokal maupun nasional. Namun, pengelola tempat wisata wajib mematuhi protokol Covid-19, yakni dengan mengurangi jumlah pengunjung, harus memakai masker, jaga jarak, dan memperhatikan kebersihan lingkungan.

Kepala Dinas Pariwisata Lebak Imam Rismahayadin mengatakan, pembukaan obyek wisata dilakukan untuk sosialisasi dan uji coba penerapan Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Rencananya, evaluasi akan dilakukan sampai Agustus dan September 2020. Jika destinasi wisata tidak mematuhi protokol kesehatan sesuai Perbup maka akan diberikan sanksi. Mereka dilarang buka sampai pandemi corona berakhir.

“Iya boleh buka. Sekalian sosialisasi Perbup AKB di lokasi wisata. Kita minta, pengelola wisata mematuhinya, sehingga destinasi wisata yang mereka kelola bisa tetap buka selama pandemi,” ujar Imam kepada Radar Banten, Kamis (30/7).

Dikatakannya, pembukaan obyek wisata di Lebak diharapkan dapat menggerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, dia meminta kepada pengelola wisata untuk disiplin menerapkan protokol Covid-19. Jika ada pengunjung yang tidak menggunakan masker maka harus ditegur.

“Di lokasi wisata wajib disediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Hal itu sebagai upaya mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di Lebak,” paparnya.

Dihubungi terpisah, Manajer pemandian air panas alam Tirta Lebak Buana Cipanas Manik Pramanik Nurman mengatakan, sejak 21 Juli 2020 dirinya sudah membuka tempat wisata pemandian air panas. Keputusan tersebut sesuai dengan arahan dari Dinas Pariwisata. Untuk itu, pengunjung dibatasi dan wajib memakai masker.

“Bahkan, kita rutin melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi keramaian. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran corona,” tukasnya. (Mastur)