Dewan Provinsi M Faizal Berikan 10 Alat Pencuci Tangan untuk Cegah Corona

KELAPADUA – Perilaku hidup bersih dan sehat serta rajin mencuci tangan kini banyak dikampanyekan berbagai pihak untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di masyarakat.

Untuk meningkatkan kebiasaan tersebut di masyarakat, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten H. Muhammad Faizal memberikan 10 unit alat cuci tangan kepada masyarakat, Rabu (1/4).

Alat cuci tangan berupa tong penampung air dan westafel tersebut, dibagikan ke sejumlah kelurahan di Kecamatan Kelapadua dan Kecamatan Curug.

“Fasilitas mencuci tangan ini dibagikan ke kelurahan terdekat. Yakni Kelurahan Kelapadua, Bencongan, dan Bencongan Indah serta satu untuk di kantor Kecamatan Kelapadua. Sedangkan di Kecamatan Curug akan dibagikan ke Kelurahan Binong dan Panunggangan, dan kelurahan lainnya serta satu di kantor kecamatan tersebut,” kata Faizal sambil menunjukkan alat yang ia berikan di kantor Kecamatan Kelapadua, Rabu (1/4).

Dewan dari Partai Golkar tersebut menuturkan, alat tersebut diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mencuci tangan dan menjaga kebersihan agar terhindar dari berbagai virus, terutama virus corona.

“Jika manfaat alat tersebut sudah terasa oleh masyarakat kemungkinan akan ditambah ke kantor kelurahan lain dan fasilitas umum seperti masjid,” tutur Faizal.

Tak hanya itu, bantuan hasil kerjasama dengan PT Tata Mandiri Daerah Lippo Karawaci itu juga melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum terbuka.

Adanya bantuan tersebut disambut baik oleh Sekretaris Kecamatan Kelapadua Hendro Prabowo.

“Tentu kami berterimakasih atas bantuan peralatan kebersihan dan penyemprotan disinfektan untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 yang sebarannya paling banyak di Kelapadua ini,” katanya.

Hendro juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari perkumpulan dan tetap berada di rumah. “Kami sudah lakukan sosialisasi dan penertiban aktivitas yang menimbulkan keramaian seperti tempat hiburan dan tempat game online,” pungkasnya. (wivy)