Dewan Tangsel Datangi PDAM Tirta Benteng

0
1.023 views
Suasana pertemuan anggota DPRD Kota Tangsel dengan Direksi PDAM Tirta Benteng, Kamis (28/5).

Terkait Longsornya Turap TPA Cipeucang

TANGERANG – PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang memperketat pengecekan air pasca longsornya sampah yang terjadi di TPA Cipeucang ke Sungai Cisadane.

Direktur Umum PDAM Tirta Benteng Doddy Efendi mengatakan, setelah terjadi longsor pihaknya melakukan pengecekan secara ketat setiap 15 menit. Hal tersebut, untuk tetap menjaga kualitas air yang diberikan kepada para pelanggan.

“Setelah mendapatkan kabar bahwa terjadi longsor sampah, kita kerahkan tim melakukan pengecekan kualitas air. Sejauh ini tidak ada masalah, Dinas PUPR Kota Tangerang juga bergerak mengangkut sampah dari Sungai Cisadane,” ujarnya di ruang kerjanya usai menemui anggota DPRD Tangerang Selatan, Kamis (28/5).

Doddy menambahkan, penambahan zat kimia untuk mensterilkan air baku tersebut juga dilakukan penambahan. Hal itu, untuk mengantisipasi kotoran yang masuk ke dalam pengelolaan air yang dimiliki PDAM Tirta Benteng.

“Semua pengolahan kita cek, jadi kita tidak biarkan begitu saja. Artinya kami memberikan jaminan air steril kepada pelanggan kita, dan kami pastikan air yang diterima pelanggan adalah air yang bersih,” paparnya.

Sementara itu, setelah adanya longsor sampah di TPA Cipeucang Tangsel, anggota DPRD Tangsel langsung mendatangi PDAM Tirta Benteng untuk meminta maaf dan mencari solusi atas kejadian longsornya sampah dari TPA Cipeucang.

Sekretaris Komisi III DPRD Tangerang Selatan M. Azis menjelaskan, adanya longsor sampah tersebut, otomatis membuat Sungai Cisadane tercemar.

“Memang adanya longsor sampah ini membuat Sungai Cisadane menjadi tercemar, makanya kita duduk bersama untuk mencari solusi. Namanya musibah tidak bisa diprediksi oleh kita,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, saat ini DPRD Tangerang Selatan sudah meminta Pemkot Tangsel untuk memperbaiki bangunan TPA yang jebol. Hal tersebut, agar tidak ada lagi sampah yang longsor ke Sungai Cisadane akibat overload sampah.

“Kami sudah meminta Pemkot Tangsel mencari TPA sementara selama lokasi tersebut diperbaiki. Setelah ini, juga kami akan tindaklanjuti lagi ke Pemkot Tangsel agar segera dilakukan perbaikan,” tutupnya. (asp/rbnn)