CILEGON – General Manager Indonesian Port Corporation (IPC) PT Pelindo II (Persero) Banten Chiefy Adi mengungkapkan, pihaknya berinisiatif akan membangun pusat pelayanan jasa kemaritiman satu atap. Bea cukai, Karantina, Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP), imigrasi, dan sejumlah layanan yang terkait dengan dunia kemaritiman akan tergabung dalam satu wadah perkantoran yang terintergrasi, dan dipusatkan di kawasan Pelabuhan Ciwandan.

“Kita ingin menciptakan pelayanan kemaritiman yang akuntable, profesional, dan transparan agar masyarakat tidak lagi dibingungkan harus kesana kemari untuk satu kebutuhan pelayanan,” ujarnya di sela sambutannya dalam acara Field Trip untuk kalangan pelajar SD, di Innovation Room PT Pelindo II Banten, Ciwandan, Rabu (25/2/2015).

Jasa kemaritiman di Cilegon, jelasnya, saat ini sudah cukup dibanggakan dengan jasa pelayanan yang sejajar dengan Singapura dan Malalysia. Hal itu dibuktikan dengan kedatangan berbagai kapal berukuran raksasa yang berlabuh di Pelabuhan Ciwandan dan sekitarnya. “Karena kita berikan layanan satu atap, maka nanti tidak ada yang membedakan lagi pelayanan antara BUMN, PNS maupun swasta. Dan yang tidak kalah pentingnya yaitu agar tidak adanya lagi institusi kita yang berebut pelayanan,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengapresiasi rencana tersebut. “Saya kira bagus dan positif. Karena itu kan sesungguhnya memperpendek rentang kendali perizinan dan pelayanan,” katanya. (Devi Krisna)