Di Kabupaten Serang, 167,5 Hektare Padi Puso

0
293 views
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Dadang Hermawan

SERANG – Padi yang ditanam pada lahan seluas 167,5 hektare di Kabupaten Serang mengalami puso atau gagal panen. Penyebabnya, padi kekurangan air dampak kemarau panjang. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Serang Dadang Hermawan mengatakan, musim kemarau panjang berdampak pada lahan pertanian di wilayah Kabupaten Serang. Saat ini, area sawah yang terdampak kekeringan di Kabupaten Serang mencapai seluas 4.083,5 hektare. “Yang terkena puso ada 167,5 hektare akibat kekeringan dampak dari kemarau panjang, selain penutupan irigasi Pamarayan Barat,” ungkap Dadang kepada wartawan di halaman Pendopo Bupati Serang, Selasa (24/9).

Padi yang terkena puso, kata Dadang, merupakan data periode April hingga September tahun ini. Dadang mengaku, pihaknya sudah mengimbau para petani agar tidak menanam padi pada musim kemarau dan masa penutupan irigasi Pamarayan. Petani disarankan beralih tanam ke tanaman hortikultura. “Tapi ternyata masih ada petani yang menanam padi,” tukasnya.

Dadang juga menyarankan, petani agar mengikuti program asurasi usaha tani padi (AUTP), agar kerugian tanam bisa mendapat klaim sebesar Rp6 juta per hektare. Sementara bagi yang tidak ikut AUTP akan diberikan bantuan bibit benih. “Kita sudah ada stok bibit benih untuk bantuan yang puso,” terangnya.

Terkait itu, Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Serang Subagyo membenarkan, sejumlah lahan pertanian di wilayahnya mengalami gagal panen. Hal itu dampak kemarau panjang selain penutupan irigasi Pamarayan. “Terjadi misskomunikasi. Saat irigasi dibuka, petani tidak menanam, saat ditutup petani menanam,” terangnya.      

Terkait klaim asuransi program AUTP yang bekerja sama dengan Jasindo, dijelaskan Subagyo, hanya akan dicairkan jika lahan yang terkena puso mencapai 85 persen dari satu hamparan. Jika tidak, klaim tidak bisa dicairkan. “Kalau versi petani, 30 persen saja (lahan puso-red) itu sudah puso,” jelasnya. “Mudah-mudahan pemerintah memberikan bantuan kepada petani yang mengalami puso agar dapat kembali tanam,” harapnya. (jek/zai)