Di Kejurnas Wushu 2018 Banten Incar Tiket Asian Games

Atlet wushu Banten secara intens menjalani program latihan dan pembinaan di Camp Latihan Wushu Banten, Komplek Bungur, Cinananggung, Kota Serang, Kamis (1/3).

SERANG-Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (Pengprov WI) Banten mengincar tiket Asian Games XVIII Indonesia 2018 melalui kejuaraan nasional (Kejurnas) Wushu 2018 yang akan dilangsungkan di GOR Among Rogo, DI Jogjakarta, pada 28 Maret-3 April mendatang. Pada single event ini, Pengprov WI Banten akan menerjunkan enam atlet terbaiknya.

Keenam atlet yang disiapkan, yakni Aldi Putra (kelas 48 kilogram/pra junior putra), Putri Hamsanah (kelas 52 kilogram/kategori junior putri), Mochammad Saleh (kelas 52 kilogram/senior putra), Sunoto (kelas 65 kilogram/senior putra), Fahmi (kelas 48 kilogram/senior putra), dan Rian Gandik (kelas 70 kilogram/senior putra).

Kepala Pelatih Wushu Banten, Wiwid Widiana mengatakan, Kejurnas Wushu ini sebagai ajang seleksi untuk tim atlet Pelatnas Asian Games XVIII 2018. “Makanya kami sedang menyiapkan dan merencanakan akan ambil bagian. Kami ingin mencoba menempatkan wakil di tim nasional Asian Games,” kata Wiwid kepada Radar Banten disela memimpin latihan atlet di Camp Latihan Wushu Banten, Komplek Bungur, Cinananggung, Kota Serang, Kamis (1/3).

Wiwid menambahkan, pihaknya tidak menurunkan kekuatan terbaiknya pada kejurnas kali ini. Meski demikian, ia optimtistis atletnya dapat bersaing dan mempersembahkan prestasi. “Kalau di kategori senior memang kansnya cuma ada di Sunoto. Dia (Sunoto-red) juara One Championship Asia 2017. Tinggal bagaimana kesiapan Sunoto saja pada saat pertandingan nanti. Sedangkan dari atlet senior lainnya seperti Moch Saleh, Fahmi, dan Rian Gandik saingan cukup berat. Tapi tidak menutup kemungkinan terjadi kejutan,” tuturnya.

Adapun untuk kategori lainnya, bagi atletnya kejurnas ini hanya sebagai ajang menambah jam terbang dan pengalaman. “Untuk atlet pra junior dan junior, kejurnas ini tidak lebih untuk menambah pengalaman saja. Kita butuh pengalaman dan jam tgerbang agar kedepan mereka bisa beradaptasi dengan persaingan dan kompetisi nasional,” ungkapnya.

Saat ini, atletnya masih fokus pada penyempurnaan teknik lanjutan. “Teknik lanjutan itu di antaranya latihan mengunci lawan dan melepaskan dari kuncian lawan. Kalau untuk teknik tendangan dan pukulan sudah cukup bagus dan matang,” tutur Wiwid.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov WI Banten, Aries Halawani mengungkapkan, rencana mengikuti kejurnas wushu sebagai wadah pembinaan atlet dan ajang evaluasi atlet. “Jadi ini kita ikuti karena agenda rutin. Melalui ajang ini kelebihan dan kekurangan atlet akan ketahuan. Dari situ pelatih bisa evaluasi lagi,” ucapnya. (Andre AP/RBG)